Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menghadapi sejumlah tantangan pembangunan, khususnya kemiskinan dan stunting.
BANJAR,koranbanjar.com – Hal tersebut disampaikan Bupati Banjar H Saidi Mansyur dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banjar dalam rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) ke-76 Kabupaten Banjar, Rabu (12/8/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung khidmat di lantai 2 Gedung DPRD Kabupaten Banjar itu dipimpin Ketua DPRD H Agus Maulana dan dihadiri seluruh unsur pimpinan DPRD, jajaran SKPD, pimpinan perusahaan daerah, Forkopimda serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Saidi Mansyur mengatakan usia 76 tahun merupakan refleksi panjang perjalanan Kabupaten Banjar yang sarat sejarah.
Momentum tersebut, menurutnya, harus menjadi kesempatan untuk menghormati jasa para pendahulu, mensyukuri capaian saat ini, sekaligus melakukan evaluasi untuk memperkuat pembangunan di masa mendatang.
Pada peringatan Harjad ke-76 tahun ini, Pemerintah Kabupaten Banjar mengusung tema Banjar Dijaga, Banjar Ditata.
Menurut Saidi, tema tersebut merupakan kristalisasi komitmen bersama dalam membangun daerah.
“Banjar Tata mengandung makna bahwa pembangunan harus dipijakkan pada perencanaan yang matang, pemerintahan yang kuat, pelayanan publik yang tepat, infrastruktur yang memadai serta ekonomi yang produktif,” ujarnya.
Sementara Banjar Jaga, lanjutnya, mengandung pesan penting agar seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan, kelestarian lingkungan, serta nilai-nilai agama dan budaya yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Banjar.
Saidi menyampaikan, sinergi pemerintah daerah bersama DPRD, Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat telah menghasilkan sejumlah capaian pembangunan.
Salah satunya terlihat dari pembangunan manusia yang mencapai angka 75,1.
Capaian tersebut dinilai menunjukkan adanya peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi pendidikan maupun kesehatan.
Di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banjar juga dinilai tetap stabil dan berada pada tren positif dengan pertumbuhan sebesar 5,07 persen.
Namun, Saidi mengingatkan pertumbuhan ekonomi tersebut harus diikuti dengan perluasan lapangan kerja, penguatan UMKM, serta peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan.
“Meski banyak kemajuan, kita harus terus sadar bahwa tantangan masih ada. Menurunkan angka kemiskinan serta meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan masih menjadi perhatian dan prioritas yang memerlukan perhatian serius,” katanya.
Ia menegaskan, setiap program pemerintah daerah ke depan harus berorientasi pada hasil dan kepentingan masyarakat.
Usai rapat paripurna, Saidi kembali menekankan bahwa kemiskinan dan stunting menjadi salah satu pekerjaan rumah utama pemerintah daerah.
“Jadi tantangan kami Pemerintah Kabupaten Banjar, salah satunya tentunya kemiskinan dan juga stunting menjadi prioritas kami ke depan,” ucapnya.
Selain persoalan tersebut, Saidi juga menilai kebersamaan seluruh pihak harus terus ditata dan dijaga, khususnya antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap momentum Harjad ke-76 dapat menjadi bahan evaluasi bersama agar pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Kebersamaan ini harus ditata terus, dijaga terus. Terkhusus DPRD, Forkopimda dan juga semua elemen tentunya,” tuturnya.
Saidi juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kondusivitas daerah di tengah derasnya perkembangan teknologi dan arus informasi di media sosial. Ia meminta masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
“Periksa, pastikan dan konfirmasi kebenaran informasi sebelum mempercayainya. Jangan biarkan perbedaan pendapat atau berita bohong merusak persatuan yang telah kita bangun,” pesannya.
Menutup sambutannya, Saidi mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat untuk memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan disiplin dan profesionalisme, serta terus berkontribusi dalam pembangunan.
Ia berharap Kabupaten Banjar ke depan semakin maju, mandiri dan berkembang dengan dukungan seluruh elemen masyarakat. (kan/dya)













