Sebagai lembaga yang mengelola dana perkebunan, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan daya saing pekebun sawit Indonesia melalui investasi pada pengembangan SDM.
Palangka Raya, koranbanjar.com – BPDP bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian berhasil selenggarakan Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik.
Pelatihan diikuti oleh 55 orang petani pekebun sawit dari Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.
Adapun, Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 29 September s.d 02 Oktober 2026 di Hotel M Bahalap, Kota Palangka Raya.
Program ini menjadi salah satu instrumen strategis BPDP untuk mencetak pekebun yang tidak hanya memahami pelatihan teknik budidaya modern, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola usaha tani secara efisien, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menerapkan prinsip-prinsip perkebunan berkelanjutan.
Kepala BBPP Binuang, Andi Amal Hayat Makmur melalui Widyaiswara BBPP Binuang, Susmawati berharap selepas pelatihan, ilmu yang telah didapatkan terkait pembuatan pupuk organik dapat diterapkan di tempatnya masing-masing.
“Kami bersyukur telah dipercaya melaksanakan pelatihan ini. Mudah-mudahan tahun selanjutnya dapat dilaksanakan kembali kegiatan seperti ini,” harapnya.
Di kesempatan yang sama, Widyaiswara BBPP Binuang, Tota Totor Naibaho saat membacakan laporan kegiatan pelatihan menyampaikan bahwa seluruh materi telah disampaikan dengan baik oleh Narasumber
“Dari hasil evaluasi daily mood peserta, diperoleh nilai 2.94 dari skala 3 dengan kategori sangat senang,” paparnya.
Solikhin, salah satu perwakilan peserta mengungkapkan terimakasih kepada seluruh narasumber yang telah melatih pada pelatihan ini.
“Kami akan kembangkan ilmu yang telah didapatkan dan kami sampaikan kepada rekan petani di lapangan. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut,” pungkasnya.
(KA/rth)













