Tapin  

Perkuat Kompetensi Petani Sawit, Kolaborasi Lintas Sektor Hadirkan Pembelajaran Komprehensif

Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit Angkatan 1 Tahun 2026 yang mempertemukan peran strategis Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang sebagai UPT pelatihan di bawah BPPSDMP, pemerintah daerah, serta pelaku usaha perkebunan. (Foto: BBPP Binuang)

Peningkatan kompetensi petani kelapa sawit membutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Hal tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit Angkatan 1 Tahun 2026 yang mempertemukan peran strategis Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang sebagai UPT pelatihan di bawah BPPSDMP, pemerintah daerah, serta pelaku usaha perkebunan.

BINUANG, koranbanjar.com – Pelatihan yang diikuti 29 petani dari Provinsi Kalimantan Selatan tersebut dilaksanakan selama enam hari, mulai 20 Juli sampai dengan 25 Juli 2026, di BBPP Binuang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama BPDP dengan BBPP Binuang dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani dalam menerapkan teknik budi daya kelapa sawit yang baik dan benar.

Penyelenggaraan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas kelapa sawit rakyat secara berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan didukung melalui pembiayaan BPDP, sementara BBPP Binuang melaksanakan penyelenggaraan pelatihan dengan melibatkan berbagai pihak sesuai bidang keahlian masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, BBPP Binuang berperan sebagai penyelenggara sekaligus penyedia proses pembelajaran melalui widyaiswara dan tim pelaksana pelatihan. Sementara itu, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan memberikan penguatan materi regulasi dan kebijakan yang berkaitan dengan sektor perkebunan kelapa sawit.

Kolaborasi juga diperkuat oleh PTPN IV Regional V Kebun Danau Salak sebagai mitra praktisi. Para praktisi dari PTPN IV Regional V memberikan pembelajaran terkait persiapan benih dan bahan tanam, persiapan lahan, kunjungan lapangan, serta pengendalian hama dan penyakit.

Secara keseluruhan, komposisi fasilitator pelatihan terdiri atas unsur Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, BBPP Binuang, dan PTPN IV Regional V. Sinergi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam memastikan pelatihan berjalan sesuai tujuan dan kebutuhan peserta dan keterlibatan berbagai pihak dengan kompetensi yang berbeda memberikan pembelajaran yang lebih komprehensif bagi petani.

Keterlibatan BPDP dalam pembiayaan kegiatan, BBPP Binuang dalam penyelenggaraan pelatihan, pemerintah daerah dalam penguatan materi kebijakan, serta PTPN IV Regional V dalam berbagi pengalaman praktik perkebunan menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi petani sawit membutuhkan kerja sama yang terintegrasi.

Melalui sinergi tersebut, Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit Angkatan 1 diharapkan mampu membekali 29 peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan di lapangan, sehingga mendukung peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat secara berkelanjutan.

(NF/rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *