Tapin  

Dorong Efisiensi dan Pertanian Berkelanjutan, BPDP dan BBPP Binuang Gembleng Pekebun Sawit Batola Olah Pupuk Organik

Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik bagi 30 pekebun sawit asal Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, pada 23–27 Agustus 2026. (Foto : BBPP Binuang)

Upaya meningkatkan efisiensi biaya produksi dan menjaga kelestarian lahan perkebunan kelapa sawit rakyat terus diperkuat. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menggelar Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik bagi 30 pekebun sawit asal Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, pada 23–27 Agustus 2026.

BINUANG, koranbanjar.com – Pelatihan yang dipusatkan di Kampus BBPP Binuang ini dirancang secara komprehensif dengan memadukan pendalaman teori di kelas, praktik pembuatan pupuk, hingga kunjungan lapangan.

Saat membuka acara, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Barito Kuala, Lasiman, S.ST, MP, mengapresiasi sinergi lintas lembaga tersebut. Ia menegaskan bahwa inovasi pemupukan organik sangat krusial bagi peningkatan kesejahteraan pekebun daerah di tengah tantangan harga pupuk kimia.

“Ini merupakan kolaborasi luar biasa antara BPDP, Kementan melalui BBPP Binuang, dan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Kami berharap para peserta memanfaatkan sesi praktik untuk bertanya langsung kepada ahli dan menjadi motor penggerak pengembangan sawit ramah lingkungan di wilayah masing-masing,” ujar Lasiman.

Praktik Langsung Pengolahan Limbah Ternak dan Rumah Tangga

Guna memperkuat keterampilan teknis, para peserta diajak melakukan kunjungan dan praktik lapangan di Kota Banjarbaru, Rabu (26/8/2026).

Di lokasi pertama, yakni Kelompok Tani Ternak (Poktan) Lembu Selatan, Kelurahan Loktabat Selatan, peserta mempraktikkan pembuatan pupuk organik padat berbahan kotoran sapi dan kambing bersama Darmaji. Kegiatan ini didampingi Katimker Penyuluhan Kota Banjarbaru Ahmad Rifai serta Widyaiswara BBPP Binuang, Susmawati, S.P., M.P. dan Tota Totor Naibaho, S.P., M.P.

Rangkaian praktik dilanjutkan ke Poktan Rina Karya Berdikari di Kelurahan Guntung Paikat untuk mempelajari pengolahan Pupuk Organik Cair (POC) berbasis eco-enzyme yang dibimbing oleh H. Muslim serta didukung Lurah Guntung Paikat, Agus Rahim.

Apresiasi Peserta dan Penyerahan Hadiah Mesin Chopper

Rangkaian pelatihan resmi ditutup pada Kamis (27/8/2026). Ketua Tim Kerja Penyelenggaraan Pelatihan, Tota Totor Naibaho, S.P., M.P., melaporkan hasil evaluasi yang memuaskan, di mana indeks kepuasan penyelenggaraan mencapai nilai 3,55 dan evaluasi kinerja Widyaiswara memperoleh nilai 4,60.

Perwakilan peserta, Puji Wahono, menyampaikan rasa terima kasih atas fasilitas pelatihan yang sangat menunjang. “Kami sangat berterima kasih dan bertekad membagikan ilmu serta keterampilan ini kepada kelompok tani di daerah kami,” ungkap Puji.

Dalam sambutan penutupnya, Kepala BBPP Binuang, Dr. Ir. Andi Amal Hayat Makmur, S.P., M.Si., menekankan pentingnya konsistensi purnawidya setelah kembali ke daerah.

“Saya ingin melihat 30 peserta ini berhasil. Saya berharap alumni pelatihan tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus melanjutkan pembuatan dan pengaplikasian pupuk organik,” tegas Andi Amal.

Sebagai penutup, BBPP Binuang menyerahkan hadiah berupa satu unit mesin chopper (pencacah bahan organik) kepada peserta terbaik, Tursiman, disusul penyerahan sertifikat secara simbolis, pembacaan doa, dan foto bersama.

(KA/NF/rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *