Terungkap motif kasus pembunuhan di kawaan Tembus Mantuil Banjarmasin Selatan dan pelaku diringkus.
BANJARMASIN, koranbanjar.com – Pelaku MA alias Amat (52), tega bunuh teman minum, Hendra alias Indra (28). Dalam pengejaran oleh anggota gabungan, pelaku diringkus saat berada di Jalan Tembus Mantuil, tepatnya di bawah jembatan Basirih Banjarmasin Selatan, Senin (1/6/2026) petang.
Pelaku diketahui beralamat Jalan Teluk Tiram Darat, Gg Musyawarah, RT. 07, RW. 01, Banjarmasin Barat, melakukan penganiayaan terhadap korban Indra, warga Jalan Tembus Mantuil atau Keramat Basirih RT 09 RW 01 Banjarmasin Selatan.
“Korban mengalami luka tusuk di bagian leher, luka iris pada dada. Selain itu juga anggota menyita sejumlah barang bukti, termasuk tiga botol alkohol, satu bungkus Kuku Bima,” kata Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens melalui Kanit Reskrim, AKP Joko Sulistiyo Sriyono SH, Selasa (2/6/2026).
Peristiwa yang terjadi pada Senin (1/6/2026), sekitar pukul 14.50 WITA, yang awalnya anggota Polsek Banjarmasin Selatan menerima laporan bahwa adanya kecelakaan lalu limtas.
Korban dibawa Tim Rescue ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, namun korban dinyatakan meninggal dunia dan para medis curiga, ini bukan korban lakalantas melainkan korban penganiayaan.
Mengetahui korban penganiayaan Tim Gabungan terdiri dari unit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan diback up Opsnal Macan Kalsel, Resmob Kalsel dan Macan Resta Banjarmasin, langsung mengumpulkan bukti dan saksi, guna mengungkap keberadaan siapa pelaku penganiayaan sebenarnya.
Akhirnya tim gabungan berhasil mengungkap pelaku penganiayaan bersama para saksi dan barang buktinya.
Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, awalnya pelaku dan korban serta empat teman korban sedang pesta minuman keras oplosan.
Selesai pesta miras, korban meminta pelaku untuk menemaninya pulang ke rumahnya, di dalam perjalanan pelaku terlibat cekcok dengan korban karena mengendarai sepeda motor ugal-ugalan.
Saat melintasi Jalan Rajawali Banjarmasin Selatan, sepeda motor yang dikendarai korban dan pelaku jatuh, yang mana saat itu korban turut jatuh.
Melihat korban, lantas pelaku yang saat itu dalam keadaan emosi mengambil sebilah besi alumunium, yang ada di dekatnya langsung menusukan ke tubuh korban.
(Ing/rth)













