Program pembangunan Kodam XXII/Tambun Bungai di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah tidak hanya menyasar infrastruktur penghubung berupa jembatan. Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengungkapkan, pihaknya juga membangun sekitar 30 titik sumur bor di berbagai wilayah kedua provinsi tersebut.
BANJARMASIN, koranbanjar.com – Informasi itu disampaikan Zainul dalam sambutannya terkait pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kampung Handil Bujur, Jalan Tembus Mantuil atau Basirih Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kamis (13/8/2026)
Menurut Zainul, pembangunan sumur bor merupakan bagian dari program Kodam XXII/Tambun Bungai untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Di luar itu juga kita ada membuat kurang lebih 30 titik sumur bor air. Ini di berbagai wilayah, karena Kodam ini ada dua provinsi, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan,” ujar Zainul.
Ia memastikan seluruh titik pengeboran sumur yang telah direncanakan tersebut sudah selesai.
“Semuanya sudah selesai untuk titik bor,” katanya.
Selain program sumur bor, Kodam XXII/Tambun Bungai juga tengah menyelesaikan pembangunan 106 jembatan yang tersebar di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Dari 106 jembatan tersebut, terdapat tiga tipe pembangunan, yakni jembatan beton, jembatan Aramco, dan jembatan perintis.
Saat ini, Zainul menyebut hanya enam jembatan yang belum selesai sepenuhnya, termasuk Jembatan Perintis Garuda di Kampung Handil Bujur, Banjarmasin Selatan.
Pangdam menargetkan seluruh 106 jembatan tersebut dapat rampung 100 persen pada Agustus 2026.
Ia mengakui penyelesaian sejumlah jembatan menghadapi kendala, terutama mobilisasi material dan kondisi tanah yang dinamis. Karena itu, beberapa lokasi membutuhkan penanganan khusus.
Khusus Jembatan Perintis Garuda, Zainul meminta waktu sekitar satu pekan untuk menyelesaikan pekerjaan yang masih tersisa.
Ke depan, program pembangunan jembatan dan sumur bor tersebut disebut akan terus dilanjutkan.
“Nah, kemudian untuk tahap berikutnya itu akan ada lagi program-program jembatan dan sumur bor ini yang akan berjalan terus, karena kita berupaya untuk hadir terus di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.
Zainul juga meminta dukungan dan doa masyarakat agar berbagai program nasional yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan diselesaikan dengan cepat.
Ia berharap keberadaan berbagai infrastruktur tersebut tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga dapat mendukung kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (yon/bay)













