Pelarian Dua Terduga Pelaku Perampokan Iyung Berakhir di Kuala Kapuas, Polisi Dalami Motif

Yung Happy Salon di Jalan Sukaramai Martapura. (Sumber Foto: Saukani/koranbanjar.com)

Kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap WMJ alis  Iyung (70), warga Jalan Sukaramai RT 02, Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, mulai menemui titik terang.

BANJAR,koranbanjar.com – Jajaran kepolisian mengamankan dua orang yang diduga berkaitan dengan kematian perempuan yang dikenal sebagai pemilik sekaligus pekerja di Iyong Salon tersebut.

Informasi penangkapan itu juga diberitakan analisnews.co.id. Dalam laporan tersebut disebutkan, pelarian dua terduga pelaku akhirnya terhenti di wilayah Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah.

Tim Resmob Macan Selat bersama Tim Resmob Polda Kalimantan Selatan disebut berhasil mengamankan terduga pelaku di sebuah rumah kontrakan di Jalan Sulawesi, Kuala Kapuas, pada Kamis dini hari.

Penangkapan dilakukan setelah aparat melakukan penyelidikan intensif dan koordinasi lintas wilayah antara Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Kapolsek Selat AKP Tadik, S.H., M.M., sebagaimana dikutip dari laporan tersebut, menyebut salah satu terduga pelaku diduga merupakan residivis dalam kasus kriminal berat.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap keterlibatan masing-masing terduga pelaku.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Banjar Ipda Pasya Hasyanda membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan dua orang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

“Ya benar, untuk pelaku sudah kami amankan,” ujar Pasya.

Kedua terduga pelaku diketahui masing-masing berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Banjar.

Polisi masih mendalami keterangan keduanya untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian, motif, serta peran masing-masing dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, warga Jalan Sukaramai RT 02, Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, digegerkan dengan penemuan WMJ dalam kondisi meninggal dunia di rumahnya, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 22.30 WITA.

Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dengan luka tusuk pada bagian leher. Sejumlah bercak darah juga ditemukan di beberapa bagian rumah.

Namun hingga Kamis (3/9/2026), polisi belum mengungkap secara resmi motif di balik kematian WMJ maupun menjelaskan secara rinci peran masing-masing terduga pelaku.

Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi.

Polres Banjar menegaskan proses penyidikan masih berjalan guna mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh dan memastikan pihak yang terbukti terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum.

Sementara itu, penangkapan dua terduga pelaku menjadi perkembangan penting dalam kasus yang sempat menggemparkan warga Martapura tersebut.

Polisi masih terus memburu fakta di balik peristiwa berdarah yang merenggut nyawa WMJ alis Iyung, pemilik Yung Happy Salon. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *