Bahas Program CSR dan Hilirisasi Batu Bara, Komisi III DPRD Kalsel Kunjungi PT Adaro Indonesia

Kunjungan kerja Komisi III DPRD Kalsel bersama Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Kalsel ke PT Adaro Indonesia di Jakarta, Senin (11/5/2026). (Foto: Humas DPRD Kalsel/Koranbanjar.com)

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, menginginkan program CSR (Corporate Social Responsibility) pertambangan PT Adaro Indonesia dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh masyarakat Kalsel.

JAKARTA, koranbanjar.com – Hal ini diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalsel, Apt. Mustaqimah, S.Farm, M.Si, disela kunjungan kerja Komisi III bersama Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Kalsel ke PT Adaro Indonesia di Jakarta, Senin (11/5/2026).

“Harapannya CSR ini tentu saja sampai kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan,” tuturnya.

Mustaqimah bersama Anggota Komisi III DPRD Kalsel lainnya menegaskan kunjungan ini merupakan bagian dari tugas utama dewan dalam melakukan pengawasan terkait pengelolaan kegiatan pertambangan yang berkelanjutan serta proses hilirisasi batu bara di PT Adaro Indonesia.

“Untuk melihat bagaimana proses hilirisasi yang dilakukan oleh PT Adaro. Karena bagaimanapun juga PT Adaro merupakan salah satu perusahaan tambang terbesar di Kalimantan Selatan. Sehingga kita ingin masyarakat juga memang betul-betul merasakan manfaatnya,” terang Mustaqimah.

Sementara itu, Head Eksternal Relations PT Adaro Indonesia, Muhammad Antonio Kurniawan menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas kunjungan Komisi III DPRD Kalsel dan rombongan.

Dirinya berharap pertemuan ini menjadi momentum untuk meningkatkan komunikasi dan sinergi antara kedua belah pihak.

Terkait harapan pemerataan dalam pelaksanaan program CSR, Antonio menyatakan, PT Adaro Indonesia berkomitmennya untuk memberikan yang terbaik untuk Provinsi Kalsel.

“Komitmen kita tentunya kehadiran Adaro akan memberikan kontribusi yang terbaik untuk daerah sekitar, tidak hanya di ring satu maupun di ring dua, tapi secara global bagi pemerintah provinsi Kalimantan Selatan,” katanya.

Dalam pertemuan itu, pihak PT Adaro Indonesia memberikan paparan terkait pengelolaan penambangan yang berkelanjutan, pelaksanaan reklamasi pasca tambang, dan hilirisasi batu bara. (bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *