Banjar  

Warga Komplek Asas Peringati Maulid Nabi, Penceramah; Mari Kita Teladani Sunnah Nabi Dalam Kehidupan Sehari-hari

Pembacaan Maulid Habsyi pada peringatan Maulid Nabi Muhammad di Komplek Pondok Asas Bincau Muara Martapura.
Pembacaan Maulid Habsyi pada peringatan Maulid Nabi Muhammad di Komplek Pondok Asas Bincau Muara Martapura.

Di bulan Robiul Awal, bulan kelahiran Baginda Rasulullah Muhammad Saw ini, warga Komplek Pondok Asas Residence Desa Bincau Muara, Kota Martapura, Kabupaten Banjar tidak mau ketinggalan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw pada Jumat malam, 5 September 2026 tadi. Dalam peringatan tersebut, Penceramah, Pimpinan Rumah Quran Nurul Mustafa, Ustad Ahmad Maulana berpesan, momen Maulid Nabi ini menjadi momen bagi warga untuk senantiasa meneladani akhlak Rasulullah SAW dengan mengerjakan sunnah-sunnah Nabi Muhammad dalam keseharian.

MARTAPURA, koranbanjar.com – Suasana Komplek Pondok Asas Residence Kota Martapura tampak berbeda dari malam-malam biasanya. Jumat malam, 5 September 2026 tadi, seluruh warga Komplek Asas menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan dipusatkan di lingkungan komplek, tepatnya di sebuah fasilitas umum yang cukup sederhana.

Warga memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw
Warga memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw

Sejak Jumat sore hingga menjelang malam, warga bersama-sama bergotong royong mempersiapkan berbagai kebutuhan kegiatan. Ada hal yang menarik dari kegiatan di komplek ini, seluruh rangkaian acara di isi oleh SDM dari komplek setempat. Mulai dari pembawa acara dipandu warga setempat, Ahmad Husairi, kemudian kelompok maulid telah dibawakan Kelompok Maulid Pondok Asas, pembacaan ayat-ayat suci Al quran dibacakan santri didikan Rumah Quran Nurul Mustafa asuhan Ustad Ahmad Maulana, yakni Azka. Bahkan untuk penceramah telah disampaikan ustad yang berdomisili di lingkungan setempat pula, yakni Ustad Ahmad Maulana.

Dalam ceramahnya, Ustad Ahmad Maulana menyampaikan, momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi momen bagi umat muslim untuk meneladani akhlak Baginda Nabi Muhammad SAW.

Warga tampak khidmat memperingati Maulid Nabi.
Warga tampak khidmat memperingati Maulid Nabi.

“Mari kita meneladani akhlak Rasulullah dengan mengerjakan sunnah-sunnah Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana mana Rasulullah bertutur kata, bagaimana kita menyikapi pergaulan seperti Nabi, tidak mudah marah, terlebih terhadap anak dan istri. Dan mudah-mudahan setelah peringatan maulid di malam ini, kita jadi penyabar, mudah senyum, tidak mudah marah, terutama kepada anaka dan istri,” ungkap Ustad Maulana.

Dalam ceramah Ustad Ahmad Maulana juga mengutip firman Allah yang berbunyi, bahwa Allah dan para malaikat juga turut bersholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Bahkan Allah akan membalas satu kali ucapan sholawat dengan 10 kali rahmat Allah.

“Untuk itu sudah seyogianya kita melazimkan sholawat kepada Baginda Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.(sir)   

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *