Banjar  

Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Pemkab Banjar Gelar Sosialisasi SPT Masa Bersama KPP Pratama Banjarbaru

kegiatan Peningkatan Kepatuhan Pelaporan SPT Masa bagi seluruh perangkat daerah, Selasa (30/6/2026). (Sumber Foto: Kominfo Banjar/koranbanjar.com)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) menggelar kegiatan Peningkatan Kepatuhan Pelaporan SPT Masa bagi seluruh perangkat daerah, Selasa (30/6/2026).

BANJAR,koranbanjar.com. Kegiatan yang berlangsung di Aula kantor BKPSDM Banjar ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah.

Kegiatan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar, H. Yudi Andrea, didampingi Kepala BPKPAD Kabupaten Banjar, Nashrullah Shadiq, dan Kepala KPP Pratama Banjarbaru, Andhik Tri Indratama.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, serta para bendahara pengeluaran dan operator aplikasi Coretax se-Kabupaten Banjar.

Dalam arahannya, Sekda Yudi Andrea menegaskan bahwa ketaatan dalam penyampaian SPT Masa dan ketertiban administrasi perpajakan merupakan pilar penting dalam pengelolaan keuangan daerah.

Forum ini difokuskan untuk menyamakan pemahaman, khususnya terkait kewajiban perpajakan untuk tahun anggaran 2025.

Tugas bendahara pengeluaran dan operator pajak sangat krusial. Selain administrasi keuangan, mereka dituntut memahami regulasi perpajakan yang dinamis.

“Saya harap forum ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk belajar, berkonsultasi, dan memecahkan kendala di lapangan,” ujar Yudi.

Lebih lanjut, ia menekankan tiga poin utama yang harus menjadi perhatian SKPD, yaitu evaluasi internal, sinergi dengan KPP Pratama, dan penguatan koordinasi antarinstansi.

Langkah ini diambil demi mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala KPP Pratama Banjarbaru, Andhik Tri Indratama, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tata kelola yang sudah berjalan baik.

“Fokus kami saat ini adalah memperkuat sinergi terkait pelaporan kewajiban bendahara di setiap SKPD. Kami ingin yang sudah baik ini ditingkatkan menjadi jauh lebih baik lagi,” jelas Andhik.

Untuk menekan angka kekeliruan dalam pelaporan, KPP Pratama Banjarbaru berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan melalui program edukasi berkala serta layanan one on one (jemput bola).

Pendekatan fleksibel ini dilakukan agar kendala administrasi di lapangan dapat segera teratasi tanpa harus menunggu forum formal.

Melalui sinergi intensif antara Pemkab Banjar dan KPP Pratama Banjarbaru ini, diharapkan administrasi perpajakan di tingkat daerah semakin optimal.

Akhirnya akan mendukung pencapaian target pendapatan negara secara nasional. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *