Pemerintah Kabupaten Banjar kembali melakukan penyegaran organisasi birokrasi. Sebanyak 64 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpahnya untuk menempati posisi Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, hingga Jabatan Fungsional.
BANJAR,koranbanjar,com. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banjar, Selasa (30/6/2026).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyi, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah serta dihadiri oleh jajaran Kepala OPD dan camat se-Kabupaten Banjar.
Pengisian jabatan kali ini didasarkan pada Keputusan Bupati Banjar Nomor 800.1.3.2/146/PKM.1/BKPSDM/2026 dan Nomor 800.1.3.3/004-PKM.3/BKPSDM/2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kabupaten Banjar, Nor Azizah, merinci bahwa dari 64 pejabat yang dilantik, terdiri dari 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 30 Pejabat Administrator, 21 Pejabat Pengawas, dan 10 Pejabat Fungsional.
Proses promosi dari jabatan pengawas ke administrator dilakukan melalui sistem manajemen talenta.
“Pegawai yang dapat dipromosikan harus berada pada kategori kotak 9, 8, atau 7 dalam pemetaan talenta yang telah ditetapkan panitia seleksi,” ujar Nor Azizah.
Beberapa posisi strategis yang mengalami pergeseran dan pengukuhan di antaranya.
Sipliansyah Hartani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Warsita Kepala Dinas Pertanian, dan Hayatun Nufus Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Definitif).
Di tingkat kewilayahan, tiga camat baru resmi dilantik, yakni Refda Helmy Rakhman sebagai Camat Astambul, Riza Rusadi sebagai Camat Aranio, dan Akhmad Syaukani sebagai Camat Telaga Bauntung.
Sementara di sektor fungsional, Mujahid dipromosikan sebagai Perencana Ahli Madya.
Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyi, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat organisasi dan mempercepat reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Banjar.
Ia mengingatkan agar para pejabat tidak memandang jabatan sebagai simbol kekuasaan, melainkan ladang pengabdian.
“Ini bukan sekadar seremonial. Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kabupaten Banjar,” tegas Wabup.
Dalam arahannya, Wabup menitipkan lima pesan utama bagi seluruh pejabat yang baru dilantik.
Yang pertama Implementasi Core Values ASN BerAKHLAK. Wajib menjadi teladan dalam pelayanan, akuntabilitas, dan loyalitas.
Perubahan Pola Pikir. ASN harus berorientasi melayani masyarakat, bukan untuk dilayani.
Integritas dan Kompetensi, terus belajar dalam menghadapi tantangan birokrasi yang kompleks.
Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, menghapus ego sektoral demi tujuan bersama pembangunan daerah.
Serta menghadirkan inovasi pelayanan publik yang transparan dan memudahkan masyarakat.
“Jadikan jabatan ini sebagai ladang amal ibadah. Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, saya optimistis kita mampu membawa Kabupaten Banjar menjadi daerah yang semakin maju,” pungkasnya. (kan/dya)













