Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, situasi di Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, terpantau aman, kondusif, dan terkendali, Selasa (21/7/2026) malam.
BANJAR,koranbanjar.com –Sejumlah personel Polri terlihat melakukan pengamanan logistik Pilkades, termasuk kotak suara yang telah ditempatkan di kantor desa.
Pengamanan juga melibatkan personel Linmas serta Satpol PP bersama panitia penyelenggara untuk memastikan seluruh logistik tetap aman hingga hari pemungutan suara.
Camat Martapura, Fahrian Rahman, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah sampai menjelang malam ini kondisi masih kondusif. Kami juga sudah memantau pengamanan kotak suara yang sudah berada di lokasi dan diamankan di balai desa. Malam ini personel kepolisian, Linmas, Satpol PP, serta panitia bersama-sama melakukan pengamanan sehingga besok pagi seluruh persiapan diharapkan sudah siap 100 persen,” ujarnya.
Selain memastikan keamanan logistik, Pemerintah Kecamatan Martapura juga telah menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh panitia Pilkades dan personel Linmas yang bertugas di Desa Cindai Alus maupun Desa Tunggul Irang.
Menurut Fahrian, pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan seluruh petugas berada dalam kondisi prima selama proses pemungutan hingga penghitungan suara berlangsung.
“Kami berharap seluruh petugas tetap menjaga kesehatan sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik sampai seluruh tahapan selesai,” katanya.
Terkait agenda pemantauan oleh Bupati Banjar, Fahrian memastikan seluruh persiapan telah dilakukan sesuai arahan pemerintah daerah.
Rencananya, Bupati Banjar H. Saidi Mansyur bersama jajaran akan meninjau langsung pelaksanaan pemungutan suara di Desa Cindai Alus.
“Kami memastikan seluruh titik yang akan dipantau besok pagi sudah siap. Panitia juga diharapkan tetap fokus menjalankan tugas pemungutan suara meskipun ada kunjungan dari Bupati dan rombongan,” jelasnya.
Fahrian juga mengimbau seluruh masyarakat Desa Cindai Alus agar menggunakan hak pilihnya pada Pilkades yang digelar setiap delapan tahun sekali tersebut.
“Ini adalah pesta demokrasi masyarakat desa. Kami mengajak seluruh warga untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya. Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjalankan amanah masyarakat dan membawa Desa Cindai Alus menjadi lebih baik selama delapan tahun ke depan,” tuturnya.
Desa Cindai Alus menjadi salah satu desa dengan jumlah pemilih terbesar pada Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Banjar. Sebanyak 4.967 pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan memberikan hak suaranya di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Tiga bakal calon pambakal akan bersaing memperebutkan suara masyarakat. TPS 1 dan TPS 2 ditempatkan di Pendopo Gedung Giri Tresno, sedangkan TPS 3 dan TPS 4 berada di Pendopo Desa Cindai Alus.
Sesuai agenda, Bupati Banjar H. Saidi Mansyur bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Banjar akan melakukan pemantauan pelaksanaan pemungutan suara di TPS 3 dan TPS 4 yang berada di Pendopo Desa Cindai Alus. (kan/dya)













