Kades Sungai Tabuk Keramat Titip Harapan kepada Gusti Abidinsyah, Mulai Pendidikan hingga Ekonomi Kreatif

Kepala Desa Sungai Tabuk Keramat, H Sofyan (kanan), Kamis (5/11/2026). (Foto: Leon/Koranbanjar.com)

Kemajuan sebuah desa tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur. Penguatan pendidikan, kehidupan keagamaan, pengembangan ekonomi kreatif, hingga perluasan jaringan kerja sama juga menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BANJAR, koranbanjar.com – Harapan tersebut disampaikan Kepala Desa Sungai Tabuk Keramat, H Sofyan, kepada Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Partai Demokrat, Gusti Abidinsyah, saat melaksanakan kegiatan reses di desanya, Kamis (5/11/2026).

Sofyan berharap kehadiran wakil rakyat di tingkat provinsi dapat membuka peluang lebih luas bagi desanya untuk mendapatkan perhatian dan dukungan berbagai program pembangunan pemerintah.

Menurutnya, pembangunan desa harus dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan potensi dan kebutuhan masyarakat, tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik.

“Alhamdulillah, kami berharap dengan kedatangan Bapak Gusti Abidinsyah ini dapat membawa kemajuan bagi desa kami ke depan, terutama dalam bidang agama, pembangunan desa, ekonomi kreatif, jaringan kerja sama, dan pendidikan,” ungkap Sofyan.

Ia berharap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui komunikasi serta koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun instansi terkait.

Dalam pandangannya, pendidikan menjadi salah satu sektor penting yang perlu terus diperkuat karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi muda desa.

Sementara itu, pengembangan ekonomi kreatif diharapkan dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Dukungan jaringan kerja sama juga diperlukan agar desa memiliki akses lebih luas terhadap program pemberdayaan maupun peluang pengembangan potensi lokal.

Di sisi lain, penguatan bidang keagamaan tetap menjadi perhatian agar pembangunan desa berjalan seiring dengan kehidupan sosial dan nilai-nilai keagamaan masyarakat.

Sofyan juga berharap aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses tersebut tidak berhenti sebagai dokumentasi kegiatan atau sekadar catatan pertemuan.

“Mudah-mudahan aspirasi yang disampaikan tidak berhenti sebagai catatan kegiatan reses, tetapi dapat diperjuangkan hingga memperoleh tindak lanjut,” harapnya.

Selain menyampaikan harapan terkait pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat, Sofyan juga menyoroti berbagai persoalan pembangunan yang masih membutuhkan perhatian di Desa Sungai Tabuk Keramat.

Salah satunya adalah kondisi jalan desa yang menurut Gusti Abidinsyah telah mengalami kerusakan sekitar 30 tahun. Usulan perbaikannya bahkan disebut telah beberapa kali disampaikan, tetapi belum mendapatkan penyelesaian sebagaimana diharapkan masyarakat.

Kondisi geografis desa yang relatif rendah juga membuat kawasan permukiman rentan mengalami genangan hingga banjir. Selain itu, perbaikan saluran irigasi turut menjadi kebutuhan yang disampaikan masyarakat.

Persoalan lainnya berkaitan dengan harapan dukungan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dari PTAM Intan Banjar dan PTAM Bandarmasih yang memiliki fasilitas intake berkaitan dengan pelayanan air minum di wilayah tersebut.

Masyarakat juga mengusulkan program bedah rumah dan bantuan listrik gratis bagi warga yang membutuhkan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Gusti Abidinsyah mengatakan, kegiatan reses menjadi kesempatan untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia menyebutkan, seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

“Kemampuan anggaran desa kita sangat terbatas. Karena itu, kami berharap ada perhatian dan dukungan dari berbagai pihak untuk membantu memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Muhammad Rifani, turut mengapresiasi kehadiran Gusti Abidinsyah yang memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan langsung persoalan pembangunan desa.

Ia berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin, terutama untuk mengawal usulan peningkatan jalan dan berbagai kebutuhan lainnya.

Menurut Rifani, kesempatan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada anggota DPRD Provinsi merupakan hal penting agar persoalan yang berkaitan dengan kewenangan pemerintah provinsi dapat memperoleh perhatian.

Bagi Pemerintah Desa Sungai Tabuk Keramat, lanjutnya, harapan yang disampaikan dalam reses tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong pembangunan desa yang lebih merata.

“Tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memperkuat pendidikan, keagamaan, dan ekonomi masyarakat sebagai fondasi kemajuan desa ke depan,” tutupnya. (yon/bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *