Edukasi RSD Idaman Banjarbaru, Mitos dan Fakta Seputar Kanker Anak

Mitos dan fakta seputar kanker anak. (Foto: RSD Idaman/Koranbanjar.com)

Anak yang berhasil melewati pengobatan kanker tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, bersekolah, hingga meraih prestasi seperti anak-anak lainnya. Pesan tersebut disampaikan Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru melalui edukasi mengenai mitos dan fakta seputar kanker anak.

BANJARBARU, koranbanjar.com – Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr Danny Indrawardhana MMRS, menungkapkan masih ada stigma di masyarakat yang menganggap anak penyintas kanker tidak dapat menjalani kehidupan normal.

“Padahal banyak penyintas kanker anak yang dapat kembali bersekolah, memiliki teman, beraktivitas seperti biasa, bahkan berprestasi. Yang terpenting adalah anak tetap menjalani kontrol sesuai anjuran dokter dan mendapatkan dukungan dari keluarga,” ucap dr Danny.

Ia menjelaskan, tidak semua anak penderita kanker mengalami kesulitan belajar. Sebagian memang membutuhkan pendampingan selama menjalani pengobatan, namun banyak pula yang tetap mampu mengikuti pendidikan dengan baik.

RSD Idaman juga menegaskan bahwa penyintas kanker tidak selalu kehilangan kesempatan memiliki keturunan. Dampak terhadap kesuburan bergantung pada jenis kanker dan terapi yang dijalani.

Setelah dinyatakan sembuh pun, anak tetap memerlukan kontrol berkala untuk memantau kualitas hidup dan mendeteksi kemungkinan efek jangka panjang pengobatan.

dr Danny menambahkan, anak juga perlu memahami penyakit yang dideritanya sesuai usia dan tingkat pemahaman agar lebih patuh menjalani pengobatan.

“Keluarga memiliki peran besar memberikan semangat dan menghilangkan stigma. Penyintas kanker adalah pejuang yang membuktikan bahwa kanker pada anak memiliki peluang untuk disembuhkan apabila ditangani sejak dini dan sesuai prosedur medis,” tuturnya. (bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *