Banjar  

Bidik Juara Umum Keempat Kalinya, Kabupaten Banjar Siapkan 106 Kafilah Menuju MTQ Provinsi Kalsel ke-37

Sekretaris 2 LPTQ Kabupaten Banjar, Akhmad Nisfuwani, Rabu (10/6/2026). (Sumber Foto: Saukani/koranbanjar.com)

Kabupaten Banjar bersiap mempertahankan dominasinya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-37 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Kompetisi syiar Islam bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Marabahan Kabupaten Barito Kuala pada 18 hingga 26 Juni 2026 mendatang.

BANJAR,koranbanjar,com – Sebagai penyandang gelar juara umum bertahan, Kabupaten Banjar tidak main-main dalam melakukan persiapan.

Mewakili Ketua LPTQ Kabupaten Banjar sekaligus Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyi. Sekretaris 2 LPTQ Kabupaten Banjar, Akhmad Nisfuwani, mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberangkatkan rombongan besar demi menyukseskan misi mempertahankan piala bergilir tersebut.

“Total kafilah yang akan kami utus berjumlah 106 orang. Rinciannya terdiri dari 61 orang peserta musabaqah, serta 45 orang yang bertugas sebagai pimpinan kafilah, official, dan tim pelatih,” ujar Nisfuwani saat diwawancarai pada Rabu (10/6/2026).

Kabupaten Banjar dipastikan akan turun dengan kekuatan penuh. Nisfuwani menegaskan, kafilahnya bakal menyapu bersih seluruh 10 cabang musabaqah yang diperlombakan.

Cabang-cabang tersebut meliputi. Seni baca Al-Quran (Tilawah), hafalan Al-Quran (Tahfidz) mulai dari golongan 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, hingga 30 juz.

Dasar Quran dan paham Quran (Fahmil),Kaligrafi (Khat Al-Quran), Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ), hafalan hadits serta tafsir Al-Quran. serta cabang lainnya sesuai ketentuan MTQ.

Lanjut Nisfuwani untuk komposisi kafilah Kabupaten Banjar sendiri tahun ini mengalami sedikit penyegaran.

Faktor batasan usia khususnya pada cabang tartil anak dan tahfidz 1 juz membuat LPTQ Kabupaten Banjar melakukan rotasi wajah-wajah baru.

“Setiap tahun komposisi pasti berubah sekitar 10 sampai 15 persen karena regulasi umur. Untuk tahun ini, ada sekitar 10 hingga 15 wajah baru dari total 61 peserta,” jelasnya.

Meski ada regenerasi, Kabupaten Banjar dipastikan tetap diperkuat oleh para qari dan qariah andalan mereka yang sarat prestasi.

“Alhamdulillah, peserta unggulan kami seperti Haji Raudah dan Ramadan Najwa insyaallah masih bisa turun bertanding di ajang kali ini,” optimisnya.

Menjaga tradisi juara selama tiga tahun berturut-turut tentu bukan perkara mudah.

Sebagai strategi pemungkas untuk mengasah mental dan kemampuan para peserta, LPTQ Kabupaten Banjar telah menjadwalkan agenda pembinaan intensif terakhir.

Kafilah Kabupaten Banjar akan dikarantina dalam program Training Centre (TC) yang dilaksanakan pada 13 hingga 15 Juni 2026 di Hotel Novotel Bandara.

TC ini menjadi ruang pemantapan terakhir sebelum keberangkatan.

“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Banjar agar para kafilah diberikan kesehatan dan kelancaran.

Sehingga, kata dia, bisa kembali membawa pulang gelar Juara Umum untuk keempat kalinya. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *