Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar memastikan warga terdampak musibah amblesnya tiga rumah di Komplek Fadilah Perdana 5, Desa Simpang Empat, Kecamatan Kertak Hanyar, mendapat penanganan dan pendampingan.
BANJAR,koranbanjar.com – Pemerintah menegaskan para korban tidak dibiarkan menghadapi musibah tersebut sendirian.
Langkah awal yang dilakukan yakni menyalurkan bantuan darurat melalui Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, peralatan memasak, serta tikar kepada tiga kepala keluarga terdampak guna memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
Selain itu, melalui kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Banjar, masing-masing keluarga menerima bantuan uang tunai sebesar Rp3 juta.
Sementara keluarga korban yang meninggal dunia juga memperoleh santunan kemanusiaan sebesar Rp1 juta sebagai bentuk kepedulian atas musibah yang terjadi.
Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Erny Wahdini, mengatakan pemerintah daerah langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak begitu menerima laporan kejadian agar bantuan segera disalurkan kepada warga terdampak.
“Meski peraturan tidak memperbolehkan penggunaan Belanja Tidak Terduga untuk kerusakan bangunan yang disebabkan faktor konstruksi, Pemkab Banjar tetap mencari solusi melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan agar masyarakat tetap memperoleh bantuan,” ujar Erny.
Ia menambahkan, hasil koordinasi di lapangan juga membawa kabar baik.
Pihak pengembang (developer) menyatakan komitmennya untuk membangun kembali tiga unit rumah yang roboh dengan target penyelesaian sekitar tiga bulan.
“Selama proses pembangunan, seluruh keluarga terdampak akan difasilitasi hunian sementara, sehingga mereka tetap memiliki tempat tinggal yang aman dan layak,” katanya.
Menurut Erny, penanganan musibah tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan darurat.
Pemerintah juga berupaya memastikan warga memiliki kepastian untuk bangkit, melanjutkan kehidupan, serta kembali memiliki rumah sebagai tempat berlindung bersama keluarga.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Banjar turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang korban dalam peristiwa tersebut.
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan serta kemudahan dalam menghadapi masa pemulihan,” tutup Erny. (kan/dya)













