Turnamen Tenis Meja DPRD Kalsel Jadi Panggung Atlet Muda, Peserta dari Kalteng Ikut Ambil Bagian

Turnamen Tenis Meja Terbuka ke-6 DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel). (Foto: Leon/Koranbanjar.com)

Turnamen Tenis Meja Terbuka ke-6 DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) tak sekadar menjadi ajang adu kemampuan di atas meja pertandingan. Gelaran yang mempertemukan wartawan, atlet dan masyarakat tersebut justru membuka ruang bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan potensi mereka.

BANJARMASIN, koranbanjar.com – Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel itu mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman.

Hasnuryadi menilai kegiatan olahraga tersebut memiliki nilai lebih karena tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan antarpeserta.

“Saya ditugaskan Gubernur untuk mewakili beliau. Semoga dari pertandingan ini kita semakin solid dan kompak serta terus mengabdi kepada bangsa dan negara,” kata Hasnuryadi, Selasa (25/8/2026) di Banjarmasin.

Namun, perhatian Wakil Gubernur tidak berhenti pada aspek silaturahmi. Keikutsertaan atlet muda dinilainya menjadi salah satu hal penting dalam turnamen tersebut.

Menurut Hasnuryadi, kompetisi seperti ini dibutuhkan sebagai ruang pembinaan untuk membentuk mental bertanding sekaligus meningkatkan kemampuan atlet sebelum mereka berkompetisi di level yang lebih tinggi.

“Pemerintah akan memberikan dukungan serta mendoakan yang terbaik bagi para atlet. Semoga ke depan bisa terus berprestasi hingga mengharumkan nama bangsa dan negara,” ujarnya.

Dukungan terhadap keberlanjutan turnamen juga disampaikan Sekretaris DPRD Kalsel, M Jaini.

Ia berharap turnamen tenis meja yang kini memasuki penyelenggaraan keenam tersebut tidak berhenti sebagai agenda rutin tahunan, tetapi terus mengalami peningkatan, baik dari sisi penyelenggaraan maupun jumlah peserta.

“Semoga kegiatan yang berlangsung dari tahun ke tahun semakin meningkat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Press Room DPRD Kalsel, Ipik Gandamana, mengungkapkan antusiasme peserta pada pelaksanaan tahun ini cukup tinggi.

Menurutnya, daya tarik turnamen bahkan telah melampaui wilayah Banjarmasin dan sejumlah daerah di Kalsel. Atlet dari luar provinsi turut ambil bagian, di antaranya berasal dari Kapuas, Kalimantan Tengah.

“Pelaksanaan ke-6 tahun ini cukup menyita perhatian para petenis meja, terutama anak-anak dan remaja. Pesertanya tidak hanya dari Banjarmasin, tetapi juga Kapuas dan Kalteng ikut berpartisipasi,” ungkapnya.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah tersebut menunjukkan bahwa turnamen tenis meja DPRD Kalsel mulai memiliki daya tarik lebih luas. Di sisi lain, tingginya partisipasi anak-anak dan remaja menjadi sinyal bahwa olahraga tenis meja masih memiliki ruang untuk berkembang di kalangan generasi muda.

Turnamen ini pun bukan sekadar perebutan kemenangan. Lebih jauh, ajang tersebut menjadi salah satu ruang kompetisi yang dapat dimanfaatkan untuk menemukan, mengasah dan mendorong lahirnya bibit-bibit atlet tenis meja dari Kalsel.

Jika pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dan kompetisi semacam ini terus diperluas, turnamen lokal bukan tidak mungkin menjadi salah satu pintu awal bagi atlet muda Kalsel untuk menembus level yang lebih tinggi. (yon/bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *