Temuan Dua Jasad Mengapung di Sungai dan Tergeletak di Emperan Pasar

Temuan dua jasad dengan lokasi berbeda di wilayah Kota Banjarmasin, yakni korban mengapung di Sungai Jingah, dan satunya tergeletak di emperen pertokoan pasar pagi kawasan jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin Tengah.

BANJARMASIN Koranbanjar.com – Untuk korban Karim (71), ditemukan tenggelam di sungai sekitar Jembatan Banua Anyar Kecamatan Banjarmasin Utara, Minggu (26/4/2026). Sedangkan pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di depan empren petokoan, pada Jumat (24/4/2026) malam.

Dari keterangan, korban tenggelam diketahui para warga RT 14 RW 02, Kelurahan Sungai Jingah, serta melaporkan pada pihak Kepolisian.

Korban, merupakan warga setempat dan waktu ditemukan warga tersangkut di tongkat pondasi rumah di tepi sungai. Jenazah kemudian dievakuasi ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, ST, MM, membenarkan adanya kejadian tersebut dan tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan.

Ini setelah, anggota Unit Gakkum Sat Polairud Polresta Banjarmasin melakukan visum luar dipimpin dr. Mia Yulia Fitrianti, Sp.FM, M.H di ruang forensik RSUD Ulin Banjarmasin. Kemudian, jenazah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Sebelunya wrga juga dibuat geger, temuan pria tergeletak di emper pertokoan kawasan Pasar Pagi. Pertama menemukan korban adalah saksi Rudy, warga Jalan KS Tubun Banjarmasin Selatan.

Sejumlah anggota, termasuk dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin dan Tim Inafis melakukan Olah TK) dan jasad dievakuasi ke Ruangan Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

“Pada masyarakat siapa yang mengenali korban bisa langsung bisa mendatangi ke Mapolsek Banjarmasin Tengah, atau langsung ke RSUD Ulin Banjarmasin, agar permudah penyelidian,” kata Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Haris Wicaksono melalui Kanit Reskrim, Ipda Raihan Fakhri Primavinsyah.

(Ing/rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *