Petakan Potensi Sejak Dini, Pemkab HSS Gelar Psikotes Bakat dan Minat bagi 4.184 Siswa SMP

Bupati HSS Syafrudin Noor melakukan peninjauan pelaksanaan psikotes bagi siswa SMPN 1 Angkinang, Senin (24/8/2026). (sumber foto: Kominfo HSS/koranbanjar.com)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) melaksanakan tes psikologi bakat dan minat, kepada sebanyak 4.184 siswa kelas VIII dan IX dari 37 SMP.

HULU SUNGAI SELATAN, koranbanjar.com – Bupati HSS Syafrudin Noor memantau hari pertama pelaksanaannya, Senin (24/8/2026) di SMPN 1 Angkinang.

Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten HSS Ronaldy Prana Putra, dan Kepala SMPN 1 Angkinang.

Pada kesempatan itu, PT Indo Pratama Konsultan memberikan piagam Penghargaan kepada Bupati HSS, sebagai bentuk ucapan terima kasih atas kepercayaan atas terlaksananya kerja sama dalam pelaksanaan Tes Psikologi Bakat Minat Generasi Berkualitas tingkat siswa SMP.

Psikotes tersebut dilaksanakan secara bertahap, mulai 24 Agustus 2026, hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai diperkirakan sampai Oktober 2026.

Bupati HSS Syafrudin Noor menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam memberikan perhatian terhadap perkembangan peserta didik, bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari aspek potensi dan karakter pribadi.

“Alhamdulillah, mulai hari ini Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan melaksanakan psikotes bagi siswa-siswi SMP kelas 8 dan 9. Tujuannya untuk mengetahui potensi diri, minat, bakat, kecerdasan, serta karakter mereka,” ucap Syafrudin Noor.

Syafrudin Noor menerangkan, pemetaan tersebut penting dilakukan agar potensi yang dimiliki setiap siswa dapat diketahui lebih awal.

Sehingga, orangtua, guru, dan pemerintah dapat memiliki gambaran yang lebih baik dalam memberikan pendampingan, serta mengarahkan anak sesuai dengan kemampuan dan kecenderungan masing-masing.

Menurutnya, setiap anak memiliki keunikan. Ada yang menonjol dalam bidang akademik, seni, olahraga, kepemimpinan, keterampilan, maupun bidang lainnya.

Karena itu, mengenali potensi sejak dini menjadi salah satu langkah penting, agar anak dapat berkembang secara optimal dan tidak kehilangan kesempatan untuk mengasah keunggulannya.

Bupati Syafrudin Noor menegaskan, pihaknya ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berkualitas.

“Kita ingin membentuk karakter yang berkualitas untuk anak-anak generasi di Hulu Sungai Selatan, menjadikan generasi emas yang berkualitas dan cerdas,” tambahnya.

Bupati berharap, hasil pemetaan psikologis tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam mendampingi perjalanan pendidikan para siswa.

“Termasuk membantu mereka mengenali kekuatan dan potensi diri, sebagai bekal menentukan pilihan pendidikan maupun pengembangan diri di masa mendatang,” ucap Bupati.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan setiap peserta didik.

Dengan memahami karakter dan potensi anak, proses pendidikan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai, tetapi juga pada pembentukan pribadi yang percaya diri, berkarakter, memiliki arah, dan mampu mengembangkan kemampuan terbaiknya.

Pelaksanaan psikotes tersebut, menjadi salah satu bentuk investasi Pemkab HSS terhadap sumber daya manusia.

Sebab, pembangunan daerah pada akhirnya sangat bergantung pada kualitas generasi yang dipersiapkan sejak dini.

(dvh/rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *