Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), dalam hal ini Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru selaku Penanggung Jawab Brigade Pangan Kalimantan Tengah, terus mengakselerasi gerakan tanam guna mendukung ketahanan pangan nasional.
PULANGPISAU,koranbanjar.com – Kali ini, kegiatan dilakukan melalui Tanam Bersama IP 300 di lahan hasil Program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) bersama Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2026).
Gerakan tanam ini menjadi upaya percepatan pemanfaatan lahan yang telah dikembangkan melalui program Oplah dan CSR agar segera memasuki masa produksi.
Selain meningkatkan luas tanam, kegiatan ini juga ditujukan untuk mendorong peningkatan indeks pertanaman.
Sehingga produktivitas lahan terus meningkat dan mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan percepatan tanam merupakan strategi utama menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika global.
Percepatan tanam harus terus dilakukan agar produksi pangan tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Seluruh lahan yang telah dikembangkan melalui program pemerintah harus segera dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produksi nasional,” tegas Mentan Amran.
Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, menegaskan keberhasilan swasembada pangan tidak hanya ditentukan oleh perluasan lahan.
Tetapi juga kualitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi pertanian.
Kunci keberhasilan pertanian masa depan berada pada SDM yang kompeten dan mampu memanfaatkan teknologi modern.
Melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi vokasi, balai pelatihan, dan petani, kita optimistis mampu memperkuat sentra produksi pangan untuk menopang ketahanan pangan nasional,” ujar Arsanti.
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, ini menjadi langkah nyata mempercepat peningkatan produksi padi sekaligus memperkuat swasembada pangan nasional.
Hamparan Oplah di lokasi mencapai 456 hektare dan hamparan CSR seluas 129 hektare, dengan luas tanam IP 300 pada kegiatan ini mencapai 2 hektare.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris BPPSDMP Kementan, Asisten II Kabupaten Pulang Pisau, Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, BRMP Kalimantan Tengah.
Jajaran pemerintah daerah, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, kelompok tani, dan masyarakat.
Asisten II Kabupaten Pulang Pisau, Apriansyah, yang mewakili Bupati Pulang Pisau, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah.
“Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan gerakan tanam ini. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan pemerintah pusat bagi daerah, khususnya sektor pertanian,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bentuk kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pertanian yang modern dan maju.
“Penyuluh merupakan ujung tombak pembangunan pertanian. Tidak hanya mendampingi budidaya secara teknis, tetapi juga menjadi fasilitator dalam membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi petani,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris BPPSDMP Kementan, Zuroqi Mubarok, menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian akan melaksanakan Program D1 Vokasi Pertanian bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
“Sebanyak 178 calon mahasiswa akan direkrut melalui program D1 Vokasi Pertanian yang akan segera dilaksanakan,” terangnya.
Zuroqi juga mengapresiasi capaian petani Desa Tahai Jaya dalam menerapkan IP 300.
“Kami bangga dengan petani di Desa Tahai Jaya. Tujuan gerakan tanam ini adalah meningkatkan indeks pertanaman, dan keberhasilan IP 300 di wilayah ini diharapkan dapat direplikasi di daerah lain,” katanya.
Penyuluh juga diharapkan mencontoh pola pendampingan yang telah berjalan di Tahai Jaya serta memastikan pendampingan Brigade Pangan terus berlangsung dan aktif berusaha tani. (Tim Ekspos SMKPPN Banjarbaru/dya)













