Menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Banjar, Munahar resmi melepaskan jabatan sementara sebagai Pambakal Desa Cindai Alus.
BANJAR,koranbanjar.com – Langkah ini diambil menyusul keikutsertaannya kembali sebagai calon kepala desa dalam kontestasi yang akan digelar pada 22 Juli 2026 mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Munahar usai mengikuti agenda deklarasi damai Pilkades serentak, Kamis (9/7/2026).
Ia menegaskan bahwa terhitung mulai hari ini hingga 31 Juli 2026, dirinya telah mengambil masa cuti dari jabatan Pambakal.
“Terhitung tanggal 9 Juli 2026, saya sudah resmi cuti menjabat sebagai kepala desa sampai tanggal 31 Juli 2026 nanti,” ujar Munahar.
Guna menghindari kekosongan kepemimpinan di tingkat desa, Munahar menjelaskan bahwa roda pemerintahan Desa Cindai Alus akan dijalankan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) sebagai Penjabat (Pj) Pambakal.
“Untuk mengisi kekosongan, Pj Pambakal akan dijabat oleh Sekdes Desa Cindai Alus,” tambahnya.
Sebagai bentuk komitmen menjaga netralitas selama proses Pilkades, Munahar juga telah menyerahkan seluruh fasilitas kedinasan, termasuk kendaraan dinas, kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Cindai Alus.
Setelah masa cuti berakhir pada 31 Juli, Munahar akan kembali menjalankan tugasnya sebagai Pambakal hingga pelantikan kepala desa terpilih hasil Pilkades nanti.
Dalam kesempatan tersebut, Munahar berpesan kepada seluruh masyarakat Desa Cindai Alus agar tetap mengedepankan persatuan dan kerukunan.
Meski terdapat perbedaan pilihan, ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas agar pesta demokrasi di tingkat desa ini berjalan dengan aman dan terkendali tanpa gesekan antar masyarakat.
“Mari kita jaga Pilkades ini dengan tetap menjaga persatuan dan kerukunan, agar pelaksanaan nanti berjalan kondusif,” tegasnya.
Sebagai informasi, Pilkades serentak di Kabupaten Banjar tahun 2026 dijadwalkan akan berlangsung di 20 desa yang tersebar di 11 kecamatan.
Khusus untuk Desa Cindai Alus, tercatat ada tiga orang bakal calon kepala desa yang akan bersaing, termasuk Munahar sendiri.
Deklarasi damai yang baru saja dilaksanakan merupakan langkah strategis seluruh pemangku kepentingan.
Untuk membangun komitmen bersama guna mewujudkan pelaksanaan Pilkades yang aman, tertib, damai, dan demokratis. (kan/dya)













