Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Momentum krusial ini ditandai dengan Apel Pencanangan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, di Lapangan Basket Taman Van Der Pijl, Senin (15/6/2026) pagi.
BANJARBARU,koranbanjar.com – Agenda nasional ini dibidik sebagai langkah strategis untuk memetakan struktur ekonomi daerah secara riil.
Terutama dalam menjaring data puluhan ribu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian Kota Idaman.
Dalam amanatnya, Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BPS Kota Banjarbaru dan seluruh pihak yang terlibat.
Ia menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan fondasi utama dalam menyusun kebijakan pembangunan di masa depan.
“Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menyediakan data yang akurat sebagai dasar perencanaan dan penentuan kebijakan pembangunan ekonomi, khususnya di Kota Banjarbaru,” ujar Lisa Halaby.
Pelaksanaan SE2026 dinilai sangat tepat waktu mengingat tren perekonomian Kota Banjarbaru yang sedang melesat tajam.
Berdasarkan data makroekonomi terbaru, Banjarbaru mencatatkan performa luar biasa
Pada Tahun 2025. Ekonomi tumbuh mengesankan sebesar 6,49 persen, dan pada triwulan I-2026 pertumbuhan melonjak hingga 6,88 persen.
Capaian ini menempatkan Kota Banjarbaru dengan laju pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan.
Performa apik ini disokong oleh sektor-sektor mapan seperti transportasi dan pergudangan, konstruksi, perdagangan, hingga sektor akomodasi dan penyediaan makan-minum.
Lebih lanjut, Wali Kota menggarisbawahi pentingnya pemetaan sektor UMKM. Saat ini, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru mencatat ada 24.472 UMKM resmi.
Namun, disinyalir masih banyak pelaku usaha sektor informal dan mandiri yang belum terdata.
Melalui SE2026, pemerintah berharap mendapatkan gambaran utuh dunia usaha.
Data ini nantinya akan menjadi dasar program pembinaan, stimulus, dan pemberdayaan UMKM agar lebih tepat sasaran, menciptakan lapangan kerja, serta mendongkrak investasi.
Lebih dari itu, akurasi data Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi akselerator untuk mewujudkan visi jangka panjang daerah.
Yaitu, Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera), di mana setiap warga memiliki kesempatan setara untuk berkembang.
Untuk menyukseskan agenda besar ini, BPS Kota Banjarbaru menerjunkan 240 petugas sensus terlatih. Mereka akan menyisir seluruh wilayah kota mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Wali Kota mengimbau kepada seluruh perangkat daerah, camat, lurah, pelaku usaha, hingga masyarakat luas untuk menyambut hangat petugas dan memberikan data yang jujur, benar, serta lengkap.
Di akhir sambutannya, Lisa Halaby memberikan pesan khusus kepada para petugas lapangan agar selalu menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan keramahan.
“Jadilah pejuang data yang ramah guna membangun kepercayaan di tengah masyarakat demi kemajuan Kota Banjarbaru,” pungkasnya. (kan/dya)













