Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2026 di Aula Barakat, Martapura, Rabu (4/11/2026) pagi.
BANJAR,koranbanjar.com – Rakor dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar H Yudi Andrea, didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Dian Marliana serta Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bapperida Fara Hayani.
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan perangkat daerah, instansi vertikal, dunia usaha, Baznas, TKPK, camat, dan unsur lintas sektor lainnya.
Dalam sambutannya, Yudi Andrea menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah yang membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, persoalan kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan pendapatan, tetapi juga keterbatasan akses pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan, perlindungan sosial, dan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menekankan tiga hal penting, yakni penguatan kualitas data sebagai dasar perencanaan, integrasi program antarperangkat daerah, serta penyusunan Rencana Aksi Tahunan (RAT) Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2027.
Yudi berharap RAT 2027 menjadi pedoman nyata pelaksanaan program dengan sasaran, indikator, lokasi intervensi, penanggung jawab, dan target capaian yang jelas serta terukur.
Sementara itu, Kepala Bidang PPM Bapperida Fara Hayani mengatakan, rakor tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program penanggulangan kemiskinan lintas sektor.
Selain mengevaluasi pelaksanaan program, kegiatan ini juga menjadi forum penyelarasan rencana aksi dan intervensi tahun 2027 agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada akhir kegiatan, Pemkab Banjar juga meluncurkan SINERGI BANJAR (Sistem Terintegrasi Perencanaan Program Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Banjar.
Inovasi tersebut dirancang untuk memperkuat tata kelola perencanaan pembangunan manusia, khususnya penanggulangan kemiskinan, melalui integrasi berbagai informasi sebagai dasar penyusunan dan pelaksanaan program. (kan/dya)













