Siswa SMA Antusias Dalami Kultur Jaringan di SMKPP Kementan di Banjarbaru

SMA Kristen Banjarmasin melakukan kunjungan ke Laboratorium Kultur Jaringan SMK-PP Negeri Banjarbaru. (Sumber Foto: Tim Ekspos SMKPPN Banjarbaru/koranbanjar.com)

Upaya memperluas akses pendidikan vokasi di bidang pertanian terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.

BANJARBARU,koranbanjar.com -nMenteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai pelaku utama dalam sektor pertanian yang inovatif dan berbasis teknologi.

“Sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi bangsa. Karena itu, kita membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti.

Ia menekankan pentingnya regenerasi petani muda melalui pendidikan berkualitas agar sektor pertanian semakin maju dan berdaya saing.

“Generasi muda harus didorong untuk terjun ke sektor pertanian dengan bekal ilmu dan keterampilan yang memadai, salah satunya melalui pendidikan vokasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menambahkan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan pembangunan pertanian.

Lembaga pendidikan vokasi seperti SMK-PP diharapkan mampu mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, dan siap kerja.

SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai sekolah vokasi di bawah Kementerian Pertanian terus berkomitmen mencetak lulusan unggul di bidang pertanian melalui berbagai program unggulan.

Hal ini menjadikan sekolah tersebut sebagai salah satu tujuan kunjungan belajar di Kalimantan Selatan.

Pada Senin (06/02/2025), SMA Kristen Banjarmasin melakukan kunjungan ke Laboratorium Kultur Jaringan SMK-PP Negeri Banjarbaru yang berlokasi di Haji Idak dan Guntung Lua.

Kunjungan ini diikuti oleh 3 guru dan 63 siswa kelas XI.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Kristen Banjarmasin, Emi Passa, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa terkait proses kultur jaringan.

“Kami ingin siswa melihat langsung proses pembibitan hingga pertumbuhan tanaman di lapangan, sehingga mereka lebih memahami dunia pertanian secara nyata,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh pihak SMK-PP Negeri Banjarbaru.

“Semoga sekolah ini semakin maju dan terus berkontribusi dalam pengembangan pertanian Indonesia,” tambahnya.

Wakil Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru Bidang Kurikulum, Airin Nurmarita, turut menyambut baik kunjungan tersebut.

Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan minat siswa terhadap dunia pertanian.

“Semoga melalui kunjungan ini, para siswa semakin mengenal dan tertarik untuk menjadi bagian dari generasi penerus di sektor pertanian,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim pengelola laboratorium kultur jaringan memperkenalkan berbagai peralatan, prosedur, serta tahapan proses kultur jaringan kepada para siswa secara langsung. (Tim Ekspos SMKPPN Banjarbaru/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *