Bupati Anjangsana ke Pemondokan Para Kafilah

Bupati Batola Bahrul Ilmi, melakukan kunjungan silaturahmi (anjangsana) ke pemondokan para kafilah. (Foto : Dokpim Batola)

Hari terakhir pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kamis (25/06/2026), Bupati Batola Bahrul Ilmi, melakukan kunjungan silaturahmi (anjangsana) ke pemondokan para kafilah.

BATOLA, koranbanjar.com – Bupati Batola Bahrul Ilmu mengucapkan terima kasih kepada para kafilah yang telah berpartisipasi mengikuti pelaksanaan MTQN ke-37 di Batola. Tak lupa, Bahrul juga juga mengucapkan permohonan maaf jika selama pelaksanaan terdapat kekurangan dan hal-hal yang kurang berkenan baik terhadap pelayanan yang diberikan maupun sikap, perkataan dan perbuatan.

“Tentunya kami menyadari dalam penyelenggaraan masih sangat jauh dari kesempurnaan. Karena itu di kesempatan ini kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya dan setulus-tulusnya,” ujar Bahrul.

Ucapan itu disampaikan Bahrul saat anjangsana mengunjungi pemodokan kafilah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Tengah (HST), Tanah Laut, Banjarbaru, Balangan, dan terakhir di kafilah Batola sendiri.

Saat berkunjung ke pemondokan kafilah Hulu Sungai Utara (HSU) yang terletak di Jalan Veteran Marabahan, Bupati Bahrul Ilmi dan isteri Noorhayati dan rombongan disambut Ketua LPTQ HSU H Husairi Abdi dan isteri Hj Erlian Noor Fauziah dan para kafilah lainnya.

Mantan Wakil Bupati HSU dua periode itu menyambut kehadiran Bupati Bahrul Ilmi ke pemondokan mereka. Bahkan pria yang sempat menjabat sebagai Plt Bupati HSU itu dengan ramah mempersilahkan rombongan Batola untuk masuk.

“Bagi kami Batola ini merupakan saudara, terlebih bersama Bupati Bahrul Ilmi ini kami sama-sama satu partai yakni PPP,” tutur Husairi.

Kepada Bahrul Ilmi, pria yang pernah menjabat anggota DPRD Kalsel periode 1997-2004 dan anggota DPR RI Komisi IX periode 2004-2009 Itu menguraikan tentang keberadaan rombongan yang seluruhnya berjumlah 102 dengan lomba yang diikuti sebanyak 27 cabang.

Pria ramah itu mengaku bersyukur bisa mengikuti lomba MTQ di Batola untuk bisa dijadikan pembelajaran, mengingat tahun depan daerahnya yang mendapat giliran sebagai tuan rumah MTQN ke-38 Tingkat Provinsi Kalsel.

(max/rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *