Buku “Turut Berduka Cinta” Karya 21 Penulis HSS Diluncurkan

Peluncuran buku "Turut Berduka Cinta", Senin (15/6/2026) di Aula Dispersip Kabupaten HSS.

Sebanyak 21 penulis dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), berkolaborasi merilis sebuah buku berjudul “Turut Berduka Cinta”.

HULU SUNGAI SELATAN, koranbanjar.com – Wakil Bupati (Wabup) HSS Suriani, meluncurkan secara resmi, Senin (15/6/2026) siang, di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), Jalan A Yani, Parincahan, Kelurahan Kandangan Utara.

Salah seorang pengisi tulisan, Rendra Rahim Aji menjelaskan, masing-masing menulis 1 judul cerita pendek (Cerpen).

Buku tersebut memuat sebanyak 21 cerita pendek (Cerpen) yang mengangkat beragam tema perempuan dari kehidupan, pengalaman, dan refleksi sosial melalui sudut pandang serta gaya penulisan yang beragam.

Buku dikurator oleh sastrawan Kabupaten HSS, Alima Syahrani, yang turut hadir dalam peluncuran tersebut.

Wabup HSS Suriani mengucapkan apresiasi, kepada seluruh penulis yang telah berkontribusi dalam melahirkan karya sastra yang memperkaya khazanah literasi daerah.

“Teruslah berkarya dan menghasilkan tulisan-tulisan yang mampu menginspirasi masyarakat,” pesan Wabup HSS.

Menurutnya, pendidikan yang didukung oleh budaya literasi yang kuat harus terus didorong bersama oleh seluruh elemen masyarakat.

“Pendidikan yang didukung oleh budaya literasi yang kuat harus terus kita dorong bersama. Dengan membaca, anak-anak akan memiliki wawasan yang lebih luas, kemampuan berpikir yang lebih baik, serta kesiapan untuk menghadapi tantangan masa depan,” ujar Wabup HSS.

Ia berharap, kegiatan literasi seperti ini dapat menjadi pemantik semangat masyarakat untuk semakin mencintai dunia baca tulis.

“Semoga melalui kegiatan literasi seperti ini, semakin banyak masyarakat yang gemar membaca, menulis, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi kemajuan daerah maupun bangsa,” harap beliau.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Dramatic Reading atau pembacaan cerpen yang termuat dalam buku antologi tersebut.

Lalu, talkshow bertajuk “Suara Perempuan dalam Turut Berduka Cinta” yang mengulas perspektif perempuan dalam karya sastra dan proses kreatif para penulis.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama pada sesi diskusi, tanya jawab, dan kuis literasi yang berlangsung interaktif hingga akhir acara.

Melalui peluncuran buku antologi Turut Berduka Cinta, diharapkan semakin tumbuh semangat literasi di HSS, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak karya kreatif dari para penulis daerah yang mampu mengangkat potensi, nilai, dan identitas budaya lokal kepada khalayak yang lebih luas.

(dvh/rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *