Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan ginjal, khususnya bagi pasien gagal ginjal kronis yang harus memperhatikan asupan cairan setiap hari.
BANJARBARU, koranbanjar.com – Melalui media sosial resminya, RSD Idaman Banjarbaru menjelaskan bahwa gagal ginjal merupakan gangguan fungsi ginjal sehingga organ tersebut tidak mampu mengeluarkan cairan dan racun dari dalam tubuh secara optimal.
Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr Danny Indrawardhana, mengatakan pembatasan cairan menjadi salah satu hal penting yang wajib diperhatikan pasien gagal ginjal agar tidak terjadi penumpukan cairan di dalam tubuh.
“Pada pasien gagal ginjal kronis, cairan yang masuk ke tubuh harus dikontrol dengan baik. Jika berlebihan, maka dapat memicu berbagai komplikasi serius,” ucapnya.
Ia menjelaskan, penumpukan cairan dalam tubuh dapat menyebabkan tekanan darah meningkat, gagal jantung, hingga gangguan pernapasan akibat cairan yang menumpuk di paru-paru.
“Ketika volume cairan meningkat, tekanan darah otomatis ikut naik. Dalam kondisi tertentu, jantung bekerja lebih keras dan lama-kelamaan dapat mengalami gangguan fungsi,” terang dr Danny.
Selain itu, pasien juga dapat mengalami sejumlah gejala akibat kelebihan cairan seperti berat badan bertambah, pembengkakan pada kaki atau wajah, kelopak mata bengkak, hingga sesak napas.
Menurut dr Danny, pasien gagal ginjal juga kerap mengalami rasa haus berlebihan akibat pembatasan cairan yang harus dijalani. Karena itu, pasien perlu mengetahui cara yang aman untuk mengurangi rasa haus tanpa membahayakan kondisi kesehatannya.
Beberapa langkah yang dianjurkan di antaranya mengurangi aktivitas berlebihan, berada di tempat sejuk, menggunakan gelas kecil saat minum, menghindari makanan asin, serta mengunyah permen rendah gula atau berkumur menggunakan obat kumur rasa mint.
“Edukasi ini penting agar pasien bisa menjalani terapi dengan nyaman dan kualitas hidup tetap terjaga. Dengan pengelolaan yang baik, pasien gagal ginjal tetap dapat beraktivitas secara optimal,” ungkapnya.
RSD Idaman Banjarbaru juga mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, rutin memeriksakan kesehatan, serta mengontrol tekanan darah dan gula darah guna mencegah terjadinya kerusakan ginjal sejak dini. (bay)













