Taufik Rachman Salurkan Bantuan Korban Musibah Kebakaran Cempaka

Anggota Komisi I DPRD Banjarbaru, Taufik Rachman turun langsung salurkan bantuan bagi warga terdampak musibah kebakaran di RT 10 RW 004 Kelurahan Cempaka serta buka layanan aspirasi, Kamis (2/4/2026). (Sumber Foto: humas DPRD Banjarbaru/koranbanjar.com)

Anggota Komisi I DPRD Banjarbaru, Taufik Rachman turun langsung salurkan bantuan bagi warga terdampak musibah kebakaran di RT 10 RW 004 Kelurahan Cempaka serta buka layanan aspirasi, Kamis (2/4/2026).

BANJARBARU,koranbanjar,com –  Politikus muda partai Golkar ini mengatakan, dirinya tidak hanya menyalurkan bantuan melainkan memberikan arahan kepada warga terdampak.

Selain itu, ia juga menyediakan nomor aspirasi penyampaian.

Melalui nomor aspirasi, warga dapat menyampaikan bantuan apa saja yang belum didapat dan diperlukan.

Seperti misalnya, sajadah, mukena hingga pakaian wanita.

“Kita bisa memberikan sesuai kebutuhan mereka, kontak saja nomornya nanti orang kami akan mengirimkan bantuan” ucapnya.

Selain itu, kedatangan anggota komisi Dprd Banjarbaru ini , berbarengan dengan pelayanan kesehatan Puskesmas Cempaka yang datang melayani warga terdampak.

Warga terdampak diberikan pelayanan kesehatan hingga obat-obatan.

“Alhamdulillah luar biasa gerakan dari Pemerintah Kota, kami sangat mengapresiasi kinerja tersebut. Instansi terkait, Camat, Lurah dan Dinas Sosial sudah luar biasa. Kita sampaikan apresiasi,” ungkapnya.

Ia berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali, Taufik juga menghimbau masyarakat sebelum meninggalkan rumah hendaknya memastikan kompor tidak dalam posisi hidup begitu juga dengan listrik.

“Hal seperti ini yang perlu menjadi pengingat, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. Semoga masyarakat yang terdampak dikuatkan dan mendapatkan rezeki berlipat ganda,” tutupnya.

Dalam musibah kebakaran di Kelurahan Cempaka ini setidaknya ada tujuh rumah dan 30 jiwa yang terdampak. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *