Paripurna Penyampaian LKPj, DPRD Banjarbaru Apresiasi Capaian Kinerja

hasil rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Banjarbaru Tahun Anggaran (TA) 2025, Kamis (40/4/2026). (Sumber Foto: Saukani/koranbanjar.com)

Secara umum disebutkan DPRD Banjarbaru menilai baik dalam aspek pembangunan, pelayanan publik maupun pengelolaan keuangan daerah Kota Banjarbaru Tahun Anggaran 2025.

BANJARBARU,koranbanjar.com – Ini menunjukkan capaian serapan pendapatan melampaui target, dan belanja yang relatif tinggi mencerminkan kemampuan fiskal dan pelaksanaan anggaran yang cukup baik secara administratif.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Banjarbaru, Ir. Syamsuri, saat menyampaikan hasil rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Banjarbaru Tahun Anggaran (TA) 2025

Ini berlangsung dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra, dan dihadiri Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono, Sekretaris Daerah Sirajoni beserta jajaran pada Kamis (30/4/2026).

Lanjut politisi Gerindra Banjarbaru ini, membacakan berbagai capaian kinerja positif Pemko Banjarbaru di bawah kepemimpinan Hj. Erna Lisa Halaby – Wartono.

Di antaranya pertumbuhan ekonomi tinggi, IPM tertinggi di Kalimantan Selatan, dan penurunan kemiskinan.

“Bahkan angka pengangguran turun, pendapatan daerah melampaui target, optimalisasi pajak dan retribusi, peningkatan layanan publik, serta capaian kedelapan yaitu serapan anggaran tinggi,” paparnya.

Namun demikian, capaian tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kualitas perencanaan, efektivitas pelaksanaan.

Serta dampak nyata pembangunan, sehingga masih terdapat sejumlah kelemahan mendasar yang bersifat sistemik.

Khususnya dalam hal keselarasan antara capaian program dengan hasil yang dirasakan masyarakat, yang perlu ditingkatkan.

DPRD akan memperkuat fungsi pengawasan dengan pendekatan yang lebih konkret.

Meminta laporan tindak lanjut rekomendasi secara berkala.

Melakukan evaluasi kinerja perangkat daerah secara terbuka, dan memastikan bahwa setiap rekomendasi benar-benar ditindaklanjuti.

Akuntabilitas bukan hanya kepada DPRD, tetapi kepada seluruh masyarakat Kota Banjarbaru.

Pada akhirnya, jabatan adalah sementara. Laporan akan selesai. Anggaran akan habis.

“Tetapi yang akan selalu diingat oleh masyarakat adalah, apa yang benar-benar kita lakukan untuk mereka,” pungkas Syamsuri

Menanggapi rekomendasi tersebut, mewakili Wali Kota Banjarbaru, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada unsur pimpinan serta anggota DPRD Banjarbaru.

Atas perhatian, kerja keras, serta komitmen dalam mencermati dan membahas LKPJ Wali Kota TA 2025 secara komprehensif.

Penyampaian rekomendasi ini merupakan hasil kesimpulan atas seluruh rangkaian pembahasan yang dilaksanakan.

Rekomendasi ini memiliki arti yang sangat penting, tidak hanya sebagai bentuk fungsi pengawasan DPRD.

“Tetapi juga sebagai bahan evaluasi dan perbaikan bagi kami dalam menjalankan roda pemerintahan ke depan,” ucapnya.

Pemko Banjarbaru memandang hasil rekomendasi yang disampaikan memiliki tujuan strategis, antara lain untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan ke depan.

Serta mendorong perbaikan kinerja perangkat daerah berbasis indikator yang terukur guna memastikan ketercapaian target pembangunan daerah secara optimal.

Ini menjadi dasar tindak lanjut bagi pemerintah kota.

Lanjut Sirajoni Pemko Banjarbaru berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi tersebut secara serius, terukur, dan berkesinambungan.

Dengan melibatkan seluruh perangkat daerah.

“Kami juga menyadari bahwa dalam pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintah, masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki,” katanya.

Masukan dan saran dari DPRD Banjarbaru menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan kinerja kami ke depan.

Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD Banjarbaru merupakan kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Transparan dan akuntabel,” tutupnya. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *