Sebuah Bangunan di Pasar Ujung Murung Banjarmasin Ambruk

Sebuah bangunan di Pasar Ujung Banjarmasin, ambruk, Kamis (12/3/2026), seorang terluka di kaki dan bagian pinggang atasnama Suwarni dan dilarikan ke RSUD Ulin. (Koranbanjar.com)

Sebuah bangunan di Pasar Ujung Banjarmasin, ambruk, Kamis (12/3/2026), seorang terluka di kaki dan bagian pinggang atas nama Suwarni dan dilarikan ke RSUD Ulin.

BANJARMASIN Koranbanjar.com – Dari keterangan, beberapa tahun lalu juga mengalami kondisi serupa. Ada sekitar 30 toko yang ambruk.

“Kondisi bangunan yang sudah usang berdampak ke beberapa bangunan di lainnya di sekitar,” kata Komandan Regu Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banjarmasin, Andi.

Ia katakan, bangunan tersebut mbruk lantaran fondasi yang sudah tidak kuat menahan lagi. Rata-rata terbuat dari kayu, yang sudah lapuk.
“Itu bangunannya memang sudah tua, sehingga rentan mengalami ambruk,” tambahnya.

Ia sebut, sebelum kejadian, bangunan tersebut memang sudah menunjukkan kemiringan.

Ketua RT, Nurdin, katakan toko-toko yang runtuh diketahui sudah lebih dari setahun tidak beroperasi.

Sementara Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Banjarmasin, juga ke lokasi kejadian Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin, M Abdan Syakura mengatakan pihaknya sudah mengecek ke lokasi serta mencari informasi terkait status kepemilikan toko yang ambruk.

Status kepemilikan penting untuk diketahui, sebab jika kios atau toko milik swasta, pihak pemerintah tidak bisa serta-merta melakukan revitalisasi.

Dikatakannya, Perumda Pasar masih menelusuri bangunan kios-kios itu termasuk aset Perumda Pasar atau bukan.

“Bila aset punya Perumda akan kami koordinasikan dengan manajemen,” ucapnya.

(Ing/rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *