Komisi I DPRD Kabupaten Banjar memberikan dukungan penuh terhadap pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) sebagai bagian dari upaya memperkuat penanganan kebakaran, dan juga karhutla yang terjadi di wilayah Kabupaten Banjar.
BANJAR, koranbanjar.com – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Banjar, Amiruddin, mengatakan dukungan terhadap pengadaan APD tersebut telah melalui proses rapat dan pembahasan di Komisi I DPRD Kabupaten Banjar.
Menurutnya, setelah mempertimbangkan kebutuhan para relawan pemadam kebakaran di lapangan, Komisi I tidak ragu menyetujui anggaran untuk pengadaan APD tersebut.
“Komisi I tanpa ragu memutuskan bahwa anggaran itu disetujui. Berdasarkan hal itu kemudian pemerintah daerah mengucurkan anggaran,” ujar Amiruddin usai mengikuti kegiatan penyerahan bantuan APD di Kantor DKPP Kabupaten Banjar, Senin (14/9/2026).
Ia menjelaskan, bantuan yang diserahkan pemerintah daerah berupa pakaian APD yang diperuntukkan bagi BPK se-Kabupaten Banjar.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang keselamatan dan kesiapan para relawan dalam melaksanakan tugas pemadaman, khususnya menghadapi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
“Ini dalam rangka untuk support kegiatan pemadaman yang ada di wilayah Kabupaten Banjar, khususnya pada penanganan karhutla yang terjadi saat ini,” katanya.
Untuk pengadaan APD tersebut, anggaran yang disiapkan pemerintah daerah mencapai sekitar Rp1,4 miliar.
Amiruddin juga menyebut, ke depan pihaknya akan mendorong kembali penganggaran untuk pengadaan peralatan pemadam lainnya, termasuk mesin pompa.
“Insyaallah nanti kita coba anggarkan lagi pada APBD murni untuk pengadaan pompanya. Anggarannya sekitar Rp1 miliar lebih untuk BPK-BPK yang ada di Kabupaten Banjar,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan APD tersebut dapat meningkatkan semangat dan motivasi para relawan BPK dalam membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi karhutla yang terjadi di Kabupaten Banjar.
“Harapannya mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini teman-teman menjadi lebih bersemangat, termotivasi untuk senantiasa membantu kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Menurut Amiruddin, dukungan DPRD bersama pemerintah daerah terhadap para relawan pemadam kebakaran juga menjadi bentuk nyata dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada mereka yang berada di garis depan dalam penanganan kebakaran.
“Ini bentuk nyata perhatian DPRD juga pemerintah daerah. Bahwa kami senantiasa hadir bersama dengan badan pemadam kebakaran daerah yang ada di kecamatan-kecamatan melalui Buser 690,” pungkasnya. (kan/bay)













