Banjar  

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Martapura; Momentum Perkuat Perlindungan dan Kualitas Tumbuh Kembang Anak

Peringatan Hari Anak Nasional di Martapura, Minggu (18/7/2026). (Sumber Foto: Saukani/koranbanjar.com)

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Banjar berlangsung meriah di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Minggu (19/7/2026).

BANJAR,koranbanjar.com – Kegiatan yang diinisiasi oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Provinsi Kalimantan Selatan ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni anak, pembagian hadiah lomba, serta rangkaian agenda edukatif.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea.

Dalam sambutannya, Yudi menekankan bahwa HAN merupakan momentum strategis untuk memperkuat komitmen pemenuhan hak anak.

Ia menegaskan, anak bukanlah sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan subjek yang harus diberikan ruang seluas-luasnya untuk tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi.

Mengusung tema Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.

Yudi mengajak seluruh pihak mewujudkan kasih sayang melalui pengasuhan berkualitas, pendidikan bermutu, dan pelayanan kesehatan yang optimal.

“Di tengah tantangan zaman yang kompleks, mulai dari dampak negatif media digital hingga persoalan kesehatan mental, kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan organisasi profesi seperti IDAI menjadi sangat krusial,” tegas Yudi.

Terkait sektor kesehatan, Sekda mengungkapkan capaian cakupan Imunisasi Rutin Lengkap di Kabupaten Banjar pada 2025 mencapai 76,5 persen.

Dengan 112 desa telah berstatus Universal Child Immunization (UCI).

Meski capaian tersebut positif, ia menegaskan bahwa perlindungan kesehatan anak harus terus ditingkatkan, terutama dalam percepatan penurunan angka stunting.

Strategi pemerintah daerah dalam menekan angka stunting, yang pada 2026 menunjukkan tren perbaikan, bertumpu pada penguatan peran Posyandu dan kolaborasi lintas sektor.

Yudi juga memberikan apresiasi kepada IDAI Kalsel atas kontribusinya melalui seminar medis stunting, seminar imunisasi, hingga sunatan massal.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Ramah Aman Nyaman Anak (GERNAS #RANA).

“Kepada anak-anakku, teruslah belajar, berkarya, dan berani bermimpi. Kalian adalah aset berharga bagi Kabupaten Banjar dan Kalimantan Selatan,” pesan Sekda.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, dr. Richi Aditya, Sp.A, menekankan bahwa perlindungan anak harus menyentuh ranah yang lebih luas.

Termasuk pencegahan perundungan (bullying) dan kekerasan dalam rumah tangga.

“Seremonial ini bukan sekadar pengumuman pemenang lomba, tetapi upaya membangun karakter sekaligus mewujudkan anak-anak Kabupaten Banjar yang sehat, cerdas, berkarakter, dan agamis,” ujar dr. Richi.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan HAN akan terus berlanjut melalui berbagai aksi sosial, termasuk sunatan massal yang bekerja sama dengan Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar.

Selain itu, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan anak, IDAI Kalsel menggandeng AirNav Indonesia.

Untuk menyalurkan bantuan pendanaan bagi anak-anak yang membutuhkan dalam upaya penanganan stunting di Kabupaten Banjar. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *