Tim PIK-R SMPN 7 Banjarmasin Tampil Epik Dalam Ajang Pemilihan Duta GenRe

Kesenian Madihin oleh Tim PIK-R SMPN 7 Banjarmasin saat tampil dalam ajang Grand Final Pemilihan dan Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe edition 5) Kota Banjarmasin Tahun 2026, di Hotel Banjarmasin Internasional, Rabu sore (29/4/2026). (Foto : koranbanjar.com)

Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Banjarmasin, menggelar acara Grand Final Pemilihan dan Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe edition 5) Kota Banjarmasin Tahun 2026, yang berlangsung di Hotel Banjarmasin Internasional, Rabu sore (29/4/2026).

Disela rangkaian kegiatan tersebut, Tim PIK-R SMPN 7 Banjarmasin turut ambil bagian dan mengisi acara dengan menampilkan kabaret, atau seni pertunjukan hiburan yang menggabungkan musik, tari, komedi, dan sandiwara. Para siswa tersebut tampil epik dan mampu memukau para audiens.

BANJARMASIN, koranbanjar.com – Untuk kali pertamanya, Tim PIK-R SMPN 7 Banjarmasin mengisi acara dalam kegiatan yang digagas oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) dalam Grand Final Pemilihan dan Apresiasi Duta Generasi Berencana.

Di atas panggung yang megah dan di bawah lampu pencahayaan yang begitu bersinar, Tim PIK-R SMPN 7 Banjarmasin tampil memukau dan mampu menghipnotis ratusan penonton, dan para peserta duta GenRe yang berada di ballroom hotel tersebut.

Selain itu, tidak sedikit penonton yang bersorak riuh, hingga mengundang gelak tawa, bahkan bertepuk tangan, saat menyaksikan adegan demi adegan seni kabaret yang mereka tampilkan.

Begitu juga dengan Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR yang diwakilkan oleh Asisten I Setdako, Lukman Fadlun turut menikmati aksi panggung oleh para siswa dan siswi SMPN 7 Banjarmasin ini.

Dalam sambutannya Fadlun menyebut bahwa pembinaan ketahanan remaja merupakan hal yang krusial. Selain fokus membangun kesadaran dan edukasi tentang pentingnya kesehatan reproduksi di kalangan pelajar.

Para duta GenRe ini, kata Fadlun, juga dituntut melek terhadap dinamika dan tantangan yang ada di era digital saat ini, contohnya seperti penyalahgunaan teknologi AI untuk hal yang tidak senonoh dan dapat mengancam privasi seseorang.

“Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk mengedukasi masa depan keluarga yang terencana, namun kita ingin para remaja ini bisa menjadi garda terdepan dalam edukasi etika digital,” ucapnya.

“Makanya kita mendorong para duta GenRe agar berinovasi dan mengantisipasi terkait penggunaan teknologi atau perangkat lunak yang aman bagi sesama remaja,” tambahnya.

Usai penampilannya, pembina tim PIK-R SMPN 7 Banjarmasin Dieo Oktaviani mengungkapkan, perjalanan mereka tampil di atas panggung tersebut prosesnya tidak instan.

Tim PIK-R SMPN 7 Banjarmasin, saat membawa pulang hadiah juara 1 (Foto : koranbanjar.com)

“Tentunya sangat terharu dan bangga melihat mereka bisa berdiri di panggung. Perjalanan dari kemenangan juara 1 jambore ajang kreativitas hingga ketitik ini prosesnya tidak instan, melihat mereka dari aula latihan hingga tampil dengan percaya diri adalah pencapaian terbesar saya sebagai pendidik,” katanya.

“Saya sangat apresiasi dedikasi anak-anak sebagai juara 1, hal ini membuktikan bahwa memang mereka memiliki mental kuat dan kemauan belajar tinggi. Saya berharap mereka bisa menjadi agen perubahan di lingkungan mereka,” tambahnya.

Terpisah Plt. Kepala SMPN 7 Banjarmasin Toni Maxitop mengatakan, Sekolah memandang prestasi yang diraih sebagai titik awal bukan akhir.

“Tindak lanjut yang dilakukan adalah dengan memperkuat pembinaan minat dan bakat siswa melalui berbagai program, baik intra maupun ekstrakurikuler. SMPN 7 Banjarmasin berkomitmen memberikan wadah dan ruang yang luas bagi siswa untuk berekspresi dan mengembangkan potensinya,” ungkapnya.

Selain itu menurutnya sekolah juga berupaya menghadirkan ekosistem yang suportif, di mana setiap potensi siswa dihargai dan difasilitasi. Dengan demikian, diharapkan akan lahir lebih banyak lagi prestasi dan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, percaya diri, dan berkarakter.

“Sedari awal SMPN 7 selalu memberi dukungan kepada siswa untuk berekspresi dan dan penyaluran bakat dalam berbagai bidang. Tentu saja tanpa mengesampingkan tugas utama mereka sebagai pelajar. Sehingga prestasi pendidikan formal dan non formal akan berjalan serasi, seimbang, beriringan dan saling melengkapi,” tutupnya.

Sebagaimana diberitkan sebelumnya, tim PIK-R SMPN 7 Banjarmasin berhasil meraih juara pertama dalam Jambore Ajang Kreativitas 2026 se Kota Banjarmasin, dan berhak menerima piala dan sertifikat serta uang pembinaan sebesar Rp 5 juta.

(rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *