Banjar  

Rolling JPT Pratama di Pemkab Banjar, Sekda Tekankan Bukan Dinamika Lapangan

Sekda Kabupaten Banjar Yudi Andrea, Senin (27/4/2026). (Sumber Foto: Saukani/koranbanjar.com)

Pergeseran (Roling) Jabatan Pejabat Tinggi Pratama yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Banjar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sekda memastikan bukan dipengaruhi faktor dinamika lapangan, tapi sebagai langkah penguatan kinerja, khususnya dalam menghadapi tantangan pascabencana 

BANJAR,koranbanjar,com, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, menjelaskan bahwa pergeseran tersebut dilakukan berdasarkan hasil uji kompetensi yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Menurutnya, pejabat yang mengisi posisi baru merupakan aparatur yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan organisasi.

Rolling yang dilakukan untuk penguatan di beberapa dinas, seperti BKPSDM, Kominfo, dan Asisten I.

“Mereka yang bergeser ini adalah yang memiliki kompetensi bagus karena sebelumnya sudah melalui uji kompetensi,” ujar Yudi Andrea usai kegiatan pelantikan di Mahligai Sultan Adam Lantai 2, Martapura, Senin (27/4/2026).

Ia juga memastikan bahwa kekosongan jabatan di beberapa dinas, termasuk Pekerjaan Umum dan Lingkungan Hidup, bukan disebabkan oleh dinamika internal, melainkan karena prioritas pengisian di sektor lain yang lebih mendesak.

Seperti jabatan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) pengisian tersebut bertujuan untuk mendorong program daerah dan program strategis pemerintah pusat yang salah satunya program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Ini bukan dinamika, tapi lebih pada prioritas. Kita fokus dulu pada perencanaan, BKPSDM, dan Kominfo yang berkaitan dengan program strategis, termasuk dukungan untuk koperasi dan UMKM,” tegasnya.

Yudi menambahkan, arahan Bupati Banjar menitikberatkan pada penguatan sektor perencanaan, peningkatan kualitas layanan publik menjadi prioritas, terutama dalam upaya percepatan penanganan pascabencana.

“Pasca-bencana ini perlu akselerasi maksimal. Koordinasi harus cepat, mulai dari kecamatan hingga SKPD, agar penanganan bisa segera dilakukan,” katanya.

Sementara itu terkait pengisian jabatan yang masih kosong, Yudi Andrea mengungkapkan.

Saat ini, terdapat sekitar delapan jabatan yang masih kosong dan akan segera diisi melalui seleksi lelang terbuka dan mekanisme asesmen lanjutan.

Diketahui delapan jabatan yang kosong yaitu, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan ( PUPRP), Badan Kepegawian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dinas Komunikasi, Informatika, ,Stastik dan Persandian (DKISP).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Banjar.

Sedangkan proses pengisian jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL) tinggal menunggu tahapan asesmen dari (Kemendagri) Kementerian Dalam Negeri.

Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan melakukan rapat koordinasi secara daring dengan pihak kementerian.

“Masih dalam tahap asesmen di Kemendagri. Mudah-mudahan setelah itu segera ada penetapan untuk jabatan eselon II atau kepala dinas Disdukcapil,” jelasnya. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *