Banjar  

Momen 5 Rajab di Sekumpul, Dirut Perumda Pasar; Apabila Pedagang Makanan dan Minuman Naikkan Harga Seenaknya, Izin Dicabut!

Dirut Perumda Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah. (Foto: Koranbanjar.com)
Dirut Perumda Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah. (Foto: Koranbanjar.com)

Momen 5 Rajab atau acara rutin pembacaan maulid setiap Minggu Malam (Malam Senin) di lingkungan kediaman Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul di Komplek Ar Raudhah Sekumpul Martapura menjadi magnet bagi jutaan jemaah dari berbagai daerah untuk dapat berhadir. 

MARTAPURA, koranbanjar.com – Sehubungan dengan itu, Perumda Pasar Bauntung Batuah akan mengeluarkan surat resmi yang ditujukan kepada seluruh pedagang makanan dan minuman yang berjualan di pasar-pasar yang dikelola perusahaan daeraah tersebut agar tidak menaikkan harga makanan dan minuman seenaknya pada momen itu. Apabila ada pengaduan atau keluhatan tentang pedagang yang menaikkan harga seenaknya, maka Perumda Pasar Bauntung Batuah tidak segan-segan untuk menjatuhkan sanksi berupa pencabutan izin berjualan.

Pernyataan demikian diungkapkan Direktur Utama Perumda Pasar Bauntung Batuah, Rusdianysah kepada koranbanjar.com, Rabu (19/11/2025) kemarin.

“Kami akan menyampaikan surat pemberitahuan kepada seluruh pedagang di pasar, berisi larangan kepada pedagang makanan dan minuman menaikkan tarif atau harga makanan seiring berlangsungnya momen 5 rajab di Sekumpul nanti. Apabila ditemukan aduan atau keluhan dari jemaah terhadap warung makan dan minuman yang menaikkan harga, kami akan akan memberikan sanksi berupa pencabutan izin,” demikian dikatakan Rusdiansyah.

Karena, ujar dia, Perumda PBB tak hanya menjaga marwah perusahaan daerah, tetapi juga menjaga marwah kabupaten banjar dan menjaga kekhusyuan momen 5 rajab agar tidak menimbulkan keluhan dari para jemaah.

Ditanya soal fasilitas menginap, Rusdi menambahkan, saat ini tempat menginap di lingkungan pertokoan Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) Martapura untuk jemaah momen 5 rajab tidak tersedia. Karena terkendala kondisi tempat yang dulunya bisa ditempati, sejak beberapa tahun yang lalu, kondisinya sudah kurang layak.

“Jadi yang kami bisa fasilitasi mungkin hanya untuk istirahat saja, bukan untuk menginap. Tempat istirahat saat datang dan sampai selesai pelaksanaan kegiatan di Musala Raudhah Sekumpul. Walaupun demikian, tempat menginap yang bisa digunakan hanya di bangunan eks RS Aveciena Medika (di lingkungan PPS). Sedangkan pertokoan, untuk orang per orang atau per keluarga tidak ada lagi.

Selebihnya, fasilitas lain, Perumda PBB menyediakan kawasan parkir gratis dan layanan kesehatan kalau ada jemaaah yang membutuhkan. “Untuk tempat mandi, toilet sudah kami sediakan juga.  Di bangunan RS Aveciena Medika  dan fasilitas umum di PPS.

Fasiltas tempat menginap di bangunan eks Aveciena Medika akan dibuka mulai H-2 hingga H+1. “Jemaah bisa saja datang langsung, selama tempat masih menampung silakan datang. Areal parkir selain itu, di Pasar Martapura. Perumda bekerjasama dengan pengelola parkir setempat, keamaan dan semua gratis,” katanya.

Imbauan lain, ujar Rusdi, semua pihak khususnya di lingkungan pasar diharapkan dapat membantu kelancaran momen 5 Rajab, utamanya menjaga kebersihan. Jangan sampai menjaga  kebersihan itu hanya dari petugas. Jemaah juga diminta untuk sama-sama menjaga kebersihan, datang barasih, bulik barasih, intinya kebersamaan.

Selain Pasar Martapura, mungkin Pasar Astambul dan Pasar Kertak Hanya juga berdampak, setidaknya berdampak terhadap ekonomi pedagang. “Cuma sekali lagi, jangan mengambil kesempatan, menaikkan harga makanan dan minuman,” tutupnya. (sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *