Pemko Banjarbaru Tekankan Pola Asuh Orang Tua, Cegah Dampak Negatif Penggunaan Gadget

Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI), Senin (13/4/2026). (Sumber Foto: MC Banjarbaru/koranbanjar com)

Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) sebagai upaya meningkatkan peran orang tua dalam mendampingi anak menghadapi perkembangan teknologi, Senin (13/4/2026).

BANJARBARU,koranbanjar.com – Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru ini dilaksanakan di Aula Gawi Sabarataan, yang diikuti sekitar 100 peserta dari organisasi wanita.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) Kota Banjarbaru, Erma Epiyana Hartati, menjelaskan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi digital yang berdampak besar pada kehidupan anak dan remaja.

“Saat ini akses internet, media sosial, dan penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi perilaku, kesehatan mental, serta perkembangan sosial anak,” ujarnya.

Erma Epiyana menambahkan, melalui sosialisasi ini diharapkan orang tua memiliki pemahaman yang lebih baik terkait pola asuh yang tepat di era digital.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua, memberikan pemahaman dampak penggunaan gadget, serta membekali strategi pengawasan dan komunikasi yang efektif dengan anak,” jelas Erma.

Sementara itu di tempat yang sama, Sekretaris Daerah kota Banjarbaru, Sirajoni, menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam pola asuh anak di tengah perkembangan teknologi.

“Perkembangan digital membawa dampak positif dan negatif. Makanya, peran orang dewasa sangat penting dalam mendampingi anak,” katanya.

Ia juga menyoroti peran strategis perempuan, khususnya ibu-ibu dalam organisasi wanita, sebagai agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Saya berharap ibu-ibu yang menjadi peserta ini tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penggerak dalam menyampaikan pesan positif tentang pendampingan anak di era digital,” pungkas.

Melalui kegiatan ini, pemerintah Kota Banjarbaru berharap kesadaran dan kemampuan orang tua dalam mendampingi anak semakin meningkat.

Sehingga penggunaan teknologi digital dapat memberikan manfaat yang optimal bagi tumbuh kembang anak. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *