Kafilah HSS Ikuti Try Out Jelang MTQ Kalsel

Wabup HSS Suriani memberikan sambutan dalam kegiatan try out kafilah MTQ. (sumber foto: Kominfo HSS/koranbanjar.com)

Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), mematangkan kesiapan para kader, menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

HULU SUNGAI SELATAN, koranbanjar.com – Try out Kafilah Kabupaten HSS dilaksanakan di Kompleks Pondok Pesantren Darul Amin, Desa Teluk Labak, Kecamatan Daha Utara, Kamis (4/6/2026).

​Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati HSS Suriani, yang merupakan Ketua Umum LPTQ Kabupaten HSS.

Turut berhadir Pengasuh Ponpes Darul Amin, Camat Daha Utara, serta jajaran pengurus LPTQ dan Ipqah Kabupaten HSS.

​Sekretaris LPTQ Kabupaten HSS sekaligus Pelaksana Kegiatan, Ustaz Zulkifli menjelaskan, try out merupakan rangkaian pembinaan intensif yang ke tiga kalinya.

Sebelumnya, LPTQ HSS telah konsisten menggelar Training Center yang terjadwal sejak Desember hingga April di Banjarmasin, dan akan berlanjut di Kandangan.

Dijelaskannya, salah satu bidang utama di LPTQ adalah bidang pembinaan dan pelatihan, yang bertugas mencetak kader murni untuk mewakili Kabupaten HSS.

​Ia menyampaikan apresiasi kepada Ponpes Darul Amin, yang konsisten melahirkan SDM Alquran potensial.

“Terima kasih kepada Ponpes Darul Amin yang setiap tahun selalu mengirimkan wakilnya untuk berkompetisi di tingkat provinsi, dengan jumlah yang kian bertambah. Semoga ke depan, seluruh Ponpes di HSS bisa ikut andil menyumbangkan SDM terbaiknya,” tambahnya.

Lebih jauh, momentum ini dipandang krusial mengingat Kabupaten HSS telah ditetapkan menjadi tuan rumah perhelatan akbar MTQ Tingkat Provinsi Kalsel pada tahun 2028 mendatang.

Sementara ​Wabup HSS Suriani mengucapkan apresiasi, seluruh pihak yang terlibat, khususnya keluarga besar Ponpes Darul Amin yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

“Try out ini bukan sekadar latihan biasa, melainkan sebuah ikhtiar matang guna meraih hasil maksimal pada MTQ Tingkat Provinsi di Kabupaten Barito Kuala nanti. Ini menjadi simulasi bermakna strategis yang berfungsi sebagai tolak ukur akhir kesiapan seluruh peserta sebelum benar-benar turun ke medan musabaqah,” ujarnya.

Wabup menuturkan, melalui simulasi ini, bisa mengukur sejauh mana kemampuan seluruh anggota kafilah di semua cabang lomba.

Baik dari segi teknis, penguasaan materi, penampilan, hingga yang paling utama adalah kesiapan mental dalam menghadapi lomba yang sesungguhnya.

​Wabup berpesan kepada seluruh peserta, agar mengikuti kegiatan ini dengan serius dan menunjukkan performa maksimal seolah-olah tengah bertanding di panggung utama.

“Arahan dan masukan dari para pelatih serta pembina diharapkan dapat dijadikan catatan penting untuk memperbaiki kualitas penampilan,” imbaunya.

Wabup berharap, ke depannya Kabupaten HSS tidak lagi mengandalkan atau membawa masuk peserta dari luar daerah.

“HSS harus optimis dan bangga untuk murni menampilkan potensi lokal yang dimiliki oleh putra-putri daerah sendiri,” ucapnya.

​Kegiatan dirangkai dengan gelaran Haflah Alquran, menampilkan lantunan ayat-ayat suci Alquran yang syahdu dari para qari dan qariah senior serta para peserta try out.

Kegiatan dipandu langsung dengan apik oleh Ketua Ifqah HSS M Kastalani.

(dvh/rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *