Demi menjaga stabilitas pangan daerah, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian menggelar aksi nyata basmi hama tikus bersama petani berkolaborasi dengan lintas sektor. pada Rabu (13/5/2026).
BANJAR,koranbanjar,com – Kegiatan ini digelar oleh Gerakan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT dengan menyasar lahan milik kelompok tani Berkah Tani di Desa Sungai Alat Kecamatan Astambul.
Menjadi momentum sinergi antara berbagai pihak, mulai dari petugas Pengendali OPT (POPT), Koordinator Penyuluh hingga jajaran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah Astambul.
Dukungan penuh juga datang dari aparatur Desa Sungai Alat yang hadir mendampingi para petani sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengawal keberhasilan musim tanam.
Area persawahan di Desa Sungai Alat menjadi medan utama dalam memerangi hama tikus yang selama ini menjadi momok, karena memiliki daya rusak fatal terhadap siklus tanam dan produktivitas lahan.
Langkah mitigasi ini menjadi prioritas untuk menekan populasi hama guna meningkatkan mutu hasil panen, mengawal keberhasilan musim tanam, serta menjaga kesejahteraan petani lokal.
Ia meyakini bahwa kolaborasi yang kuat dan penerapan metode yang tepat akan efektif menekan populasi hama, yang pada akhirnya akan meningkatkan mutu hasil panen secara signifikan.
“Aksi ini tidak berhenti pada seremoni semata, petugas dan kelompok tani langsung terjun ke sawah untuk melakukan penyisiran serta pemasangan umpan racun di area strategis,” ujarnya.
Ramdani juga mendorong petani untuk mengadopsi teknologi pengendalian terbaru agar ke depannya para petani mampu menjaga ketahanan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.
“Selain sebagai solusi jangka pendek, langkah teknis ini bertujuan bagi petani agar nantinya mampu menjaga pangan di Desa Sungai Alat secara mandiri,” pungkasnya. (kan/dya)













