Banjar  

Bupati Banjar Bantu 21 BPK Tangani Karhutla, Relawan Minta Perhatian Kesehatan

Bupati BanjarH Saidi Mansyur bantu 21 BPK Tangani Karhutla

Bupati Banjar H Saidi Mansyur kembali meninjau kesiapan personel dan peralatan pemadam kebakaran dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BANJAR,koranbanjar.com – Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan peralatan pemadam kebakaran serta bantuan pribadi berupa dana bahan bakar minyak (BBM) kepada 21 Barisan Pemadam Kebakaran (BPK).

Peninjauan berlangsung di Aula Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Sektor Gambut, Sabtu (17/10/2026) malam.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Banjar Wasis Nugraha, Kepala DPKP Agus Siswanto, Kepala DKISP Faisal, Camat Gambut Ramdani, serta Kapolsek Gambut Ipda Ghandy Androfo.

Dalam kunjungan tersebut, Saidi memeriksa kesiapan personel dan sarana pendukung yang digunakan untuk menangani karhutla. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada petugas dan relawan yang terus berjibaku melakukan pemadaman di lapangan.

“Terima kasih karena telah membantu pemerintah dalam penanganan karhutla. Tetap semangat, jaga kesehatan dan utamakan keselamatan atau safety,” ujarnya.

Menurut Saidi, peran petugas dan relawan pemadam kebakaran sangat penting dalam mendukung upaya pemerintah daerah menangani karhutla. Karena itu, kesiapan personel dan peralatan perlu menjadi perhatian agar penanganan di lapangan dapat berjalan optimal.

Di sisi lain, perwakilan relawan Damkar SP-12, Ari, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Bupati Banjar kepada para petugas pemadam kebakaran.

Namun, ia berharap dukungan pemerintah tidak hanya terbatas pada penyediaan peralatan dan operasional, tetapi juga mencakup kebutuhan kesehatan para petugas yang menghadapi risiko saat menjalankan tugas pemadaman.

“Kami juga meminta Bupati untuk memberi bantuan untuk pemeriksaan kesehatan, juga tambahan suplemen atau vitamin, biar lebih semangat,” pintanya.

Ari menilai, pemeriksaan kesehatan serta pemberian suplemen dan vitamin diperlukan untuk membantu menjaga kondisi fisik dan stamina para petugas, terutama ketika mereka harus bekerja dalam situasi yang menguras tenaga.

Risiko paparan asap, kelelahan, serta kondisi lingkungan saat pemadaman menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dan relawan yang berada di garis depan penanganan karhutla.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banjar memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadam kebakaran.

Di tengah upaya penanggulangan karhutla, perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan petugas juga menjadi hal penting agar mereka dapat menjalankan tugas secara optimal. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *