Sebelum Melompat dari Flyover, Korban Mengabari Keluarganya Akan Bunuh Diri

Sebelum melompat dari Flyover di Jalan A. Yani Km 3,5 Banjarmasin Timur, Sabtu (21/2/2026) malam, korban berisial MlS ada mengabari keluarganya menyatakan akan bunuh diri.

BANJARMASIN Koranbanjar.com – Dari peristiwa itu pula, kini kondisi warga Kabupaten Barito Kuala tersebut harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, akibat terluka parah harus dilakukan operasi.

Dari keterangan, Minggu (22/2/2026), pihak keluarga yang dihubuingi Kepolisian sejak adanya kejadin, kini terus mendampingi selama perawatan di RSUD Ulin.

Saat evakuasi dari lokasi disebut, korban mengalami luka bagian kepala serta patah kaki, langsung ditangani tim medis RSUD Ulin.

Korban nekat terjun dari Flyover karena ada pemasalahan keluarga. Sebelum itu, korban terlihat berada di atas flyover dengan sepeda motor miliknya DA 5295 MM. Dan tak lama kemudian ditemukan tergeletak di bawah jembatan, sedangkan motornya masih berada di atas.

Peristiwa jadi perhatian pengguna jalan dan arus lalu lintas macet. Sejumlah warga dan relawan emergency langsung bergerak menuju lokasi memberikan pertolongan dengan membawnya ke RSUD Ulin Banjarmasin.

Kepolisian mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Pihak keluarga korban telah dihubungi.”Alhamdulillah saat divekuasi masih hidup, namun tak sadarkan diri,” ucap seorang relawan.

Sementara Kasat Reskrim Polresra Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa, SIK, saat ditemui bahwa korban diduga mengalani depresi.”Karena masalah keluarga yang tak kunjung belum dibereskan,” ujarnya.

Selain itu terlihat di dalam Handphone korban sempat berhubungan dengan keluarganya.“Sebelum melompat, korban sempat mengabari keluarganya terlebih dahulu bahwa dirinya akan melakukan bunuh diri,” ujarnya.

(Ing/rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *