Sebagai bentuk kepedulian pada warga terdampak banjir, Anggota DPRD Kabupaten Banjar Rahmat Saleh salurkan bantuan sembako dalam meringankan beban warga.
BANJAR,koranbanjar.com – Banjir yang melanda lebih dari 10 kecamatan di Kabupaten Banjar selama dua pekan terakhir.
Sepekan ditetapkannya status Tanggap Darurat berdampak serius bagi kehidupan masyarakat terutama di bantaran Sungai Martapura dan wilayah dataran renda.
Anggota DPRD Kabupaten Banjar Rahmat Saleh turun langsung meninjau lokasi banjir di Desa Tambak Baru dan Desa Tambak Baru Ulu, serta Desa Tunggul Irang Kecamatan Martapura,pada Sabtu (3/1/2026) sore.
Anggota DPRD yang duduk di Komisi II dari Partai Gerindra ini menyusuri permukiman warga yang masih terendam banjir untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak.
Ia juga terlihat berdialog dengan warga untuk mendengarkan keluhan serta kebutuhan mendesak yang mereka hadapi selama banjir berlangsung.
Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral serta diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga, menyalurkan bantuan sembako dalam memenuhi kebutuhan pangan harian yang sulit dipenuhi dampak dari banjir yang akibatkan terhambatnya aktivitas dan ekonomi warga.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa menyalurkan bantuan ke Tambak Baru Ulu dan Tambak Baru ini juga di Desa Tunggul Irang, memang dari sekian banyak desa terdampak, belum sepenuh dan semuanya bisa kita jangkau,” ujar Rahmat Saleh.
Ia menyampaikan, bantuan logistik sembako yang disalurkan pada hari tersebut berjumlah sekitar 200 paket, yang juga pada hari-hari sebelumnya pihaknya menyalurkan bantuan ke sejumlah desa lain seperti Desa Bincau, Bincau Muara, Pesayangan, serta Keraton.
Rahmat Saleh mengaku prihatin melihat kondisi banjir yang hampir terjadi setiap tahun yang kali ini dinilai cukup parah dibanding tahun sebelumnya.
Ia menegaskan perlunya langkah serius dan kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan untuk mencari solusi jangka panjang.
“Kondisi ini sudah hampir rutin tiap tahun, kita perlu duduk bersama seluruh stakeholder terkait agar ada solusi nyata, sehingga ke depan beban warga bisa berkurang dan kejadian seperti ini tidak berulang terus menerus,” tegasnya.
Dampak kesehatan akibat banjir, seperti diare dan kutu air yang mulai dikeluhkan warga, ia menyebut hal tersebut merupakan dampak umum akibat lingkungan yang tidak sehat dan air yang tercemar.
“Namun demikian pemerintah daerah bersama Bupati Banjar juga sudah bergerak cepat turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kesehatan dan logistik kepada warga,” pungkas Rahmat Saleh.
Warga pun menyambut baik dan gembira kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Banjar Rahmat Saleh, mereka berharap perhatian dan bantuan dari berbagai pihak terus berlanjut hingga kondisi benar-benar pulih dan banjir surut sepenuhnya serta aktivitas warga kembali normal.
“Alhamdulillah Pak Rahmat datang, mudah-mudahan bantuan dari beliau cukup dan sangat membantu, semalam juga Bapak Bupati berkunjung memberikan bantuan kepada kami,” ujar Ramlan, salah satu warga Desa Tambak Baru Ulu. (kan/dya)












