Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memeriksa kesehatan hewan kurban demi menjamin kualitas daging yang akan dikonsumsi masyarakat menjelang Iduladha.
BANJAR,koranbanjar,com – Sebanyak 120 ekor sapi kurban di Desa Cindai Alus Kecamatan Martapura menjalani pemeriksaan kesehatan intensif, Senin (11/5/2026).
Kepala Seksi Kesehatan Hewan , Akbar Susanto mengungkapkan bahwa secara keseluruhan kondisi hewan ternak di wilayah Cindai Alus sangat layak untuk kurban.
Namun meski mayoritas dalam keadaan prima dan layak, petugas menemukan dua kasus ringan yang langsung ditangani di lokasi.
“Kami hanya menemukan satu sapi yang mengalami luka di bagian hidung akibat pemasangan tali keluh, serta satu ekor lainnya yang menunjukkan indikasi cacingan,” ujarnya.
Langkah mitigasi dari pihak dinas, sapi yang terindikasi cacingan langsung diberikan obat cacing dan suntikan vitamin di lokasi.
Bertujuan untuk memulihkan kondisinya dan menjaga imunitasnya sebelum hari pemotongan.
Akbar menegaskan bahwa pemberian vitamin ini merupakan standar prosedur untuk menjaga imunitas hewan kurban tetap stabil.
Sementara itu Perlan selaku pengelola kandang menyambut baik pemeriksaan yang dilakukan ini.
Ia menjelaskan bahwa selama masa pemeliharaan, pihaknya sangat memperhatikan kebersihan dan asupan pakan, masalah kesehatan yang muncul biasanya bersifat minor dan tidak membahayakan.
Tidak ditemukan penyakit serius, hanya penurunan nafsu makan sesekali yang bersifat wajar.
“Sejauh ini tidak ada kendala besar dalam mengelola sapi di sini. Penyakit serius hampir tidak pernah ada, paling hanya masalah nafsu makan saja,” tutup Perlan. (kan/dya)













