Pemerintah Kota Banjarbaru secara resmi melepas para peserta program Angkutan Mudik Lebaran Gratis Tahun 2026. Terlihat suasana penuh antusias dan penuh suka cita mewarnai halaman Balai Kota Banjarbaru pada Rabu (18/3/2026) pagi.
BANJARBARU.korabanjar.com – Momen pelepasan ini dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Banjarbaru, Muhammad Mirhansyah, yang hadir mewakili Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby.
Dalam sambutannya mewakili Wali Kota Mirhansyah menekankan bahwa tradisi mudik adalah momen silaturahmi yang sangat dinantikan masyarakat jelang Idulfitri.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat agar dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan tertib, sekaligus mengurangi risiko kepadatan kendaraan di jalan raya,” ucap Mirhansyah.
Wali Kota juga berpesan agar para pemudik senantiasa menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas, dan mengutamakan keselamatan agar tiba di tujuan dan kembali ke Banjarbaru dengan selamat.
Tingginya antusiasme warga terhadap program ini, Pemkot telah menyiapkan 8 armada bus yang terdiri dari 5 bus medium dan 3 bus mikro menuju 6 Kabupaten.
“Total penumpang yang diangkut untuk keberangkatan mudik hari ini berjumlah 176 orang,” jelas Mirhansyah.
Lanjutnya rute mudik gratis tahun ini difokuskan ke wilayah Banua Anam yang mencakup enam kabupaten/kota, yakni Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Tabalong.
Dalam memastikan kelancaran hingga ke titik akhir, Dishub Banjarbaru juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
“Nanti di tempat-tempat tujuan, ada pihak yang menyambut dan memfasilitasi kelanjutan perjalanan para penumpang ini menuju kecamatannya masing-masing,” imbuhnya.
Selain itu, Pemkot Banjarbaru juga memastikan kepulangan warga kembali ke kota ini terfasilitasi. Arus balik dijadwalkan pada 24 Maret 2026 mendatang.
“Insyaallah tanggal 24 nanti kita akan menjemput sekitar 140 hingga 150-an penumpang untuk kembali ke sini, sesuai dengan form pendaftaran yang telah diisi,” paparnya.
Mahriansyah juga menambahkan bahwa kuota pendaftar sebenarnya sempat melebihi kapasitas. Namun, melalui proses verifikasi ketat, termasuk syarat wajib ber-KTP Banjarbaru serta adanya beberapa warga yang mundur karena perubahan jadwal pribadi, kuota akhirnya terpenuhi secara optimal.
Program mudik gratis ini tidak sekadar bentuk pelayanan, melainkan langkah strategis Pemkot Banjarbaru untuk menekan angka penggunaan kendaraan pribadi selama musim mudik.
“Disisi lain tujuan utama kita adalah mengurangi penggunaan angkutan pribadi pada saat mudik dan menjaga faktor keselamatan, itu yang terpenting,” pungkasnya.
Dengan fasilitas mudik gratis ini, warga Banjarbaru kini dapat menyambut Hari Raya Idulfitri di kampung halaman dengan perasaan tenang, aman, dan penuh berkah. (kan/dya)













