Suasana di kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin tampak berbeda dari biasanya. Riuh tawa dan celoteh riang puluhan bocah berseragam olahraga memenuhi area hijau dinas tersebut. Mereka adalah murid-murid dari TK Negeri Pembina Banjarmasin yang sedang asyik “menjelajah” alam.
BANJARMASIN, koranbanjar.com – Bukan sekadar jalan-jalan santai, kunjungan ini merupakan bagian dari program edukasi luar kelas untuk mengenalkan lingkungan hidup sejak dini. Tanpa rasa bosan, para siswa diajak berinteraksi langsung dengan tanah, tanaman, hingga hewan ternak.
Dengan tangan mungil yang tidak takut kotor, para murid diajarkan cara menanam tumbuhan. Mereka diperkenalkan pada jenis-jenis tanaman pangan dan bagaimana proses pertumbuhannya.
Tak hanya itu, kehadiran beberapa jenis hewan di area DKP3 menjadi magnet tersendiri yang membuat anak-anak betah berlama-lama.
Kepala Sekolah TK Negeri Pembina Banjarmasin, Hj. Diyah, menjelaskan bahwa kunci dari pembelajaran ini adalah metode “Belajar Sambil Bermain”. Menurutnya, anak usia dini akan lebih cepat menyerap informasi jika mereka merasa bahagia.
”Tujuan kami adalah mengedukasi sejak dini agar mereka mengenal cara bertanam dan mengenal berbagai jenis tumbuhan serta hewan. Semua ini dikemas dengan bermain yang menyenangkan, mengesankan, dan penuh makna,” ujar Hj. Diyah di sela-sela kegiatan, Kamis (5/2/2026) lalu.
Ia menambahkan, pengalaman terjun langsung ke lapangan memberikan kesan mendalam yang tidak bisa didapatkan hanya dengan melihat buku gambar di dalam kelas.
”Kegiatan di alam terbuka seperti ini membuat mereka sangat gembira dan bahagia. Ini menjadi pembelajaran yang sangat penting dan berharga karena mereka melakukan penanaman secara langsung,” imbuhnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan sesaat, tetapi mampu menanamkan rasa kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan sejak usia prasekolah.
Melihat dampak positif dan antusiasme tinggi dari para siswa, pihak sekolah berharap sinergi dengan pemerintah daerah dapat terus terjaga.
Hj Diyah pun menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kota Banjarmasin melalui DKP3 terus memberikan dukungan penuh.
”Kami sangat berharap kegiatan ini terus mendapat dukungan (support) agar murid-murid di TK Negeri Pembina bisa melakukan agenda seperti ini setiap tahunnya,” pungkas Hj. Diyah.
Melalui langkah kecil di kebun DKP3 ini, TK Negeri Pembina Banjarmasin optimis dapat mencetak generasi yang lebih mencintai alam dan menghargai proses terciptanya sumber pangan di masa depan.
Pihak Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, melalui Hendra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada lembaga pendidikan di Banjarmasin yang telah aktif menjalin kerja sama selama ini dalam program ketahanan pangan, pertanian, dan perikanan.
Tercatat sepanjang tahun 2025, sebanyak 45 sekolah telah berkunjung dan berkegiatan di DKP3. Dijelaskan Hendra, memasuki awal tahun 2026, antusiasme tetap tinggi dengan 11 sekolah yang sudah terdaftar pada periode Januari-Februari.
Diterangkan Hendra, Jadwal kunjungan rutin biasanya diatur pada awal atau akhir tahun ajaran. Secara khusus, DKP3 memberikan apresiasi kepada TK Negeri Pembina atas kunjungannya.
”Edukasi sejak dini mengenai pengenalan tanaman, teknik bertanam, hingga pengenalan hewan sangatlah penting,” ujar Hendra.
Ia berharap Pemerintah Kota Banjarmasin terus memberikan dukungan penuh agar kolaborasi ini terus berlanjut dan mampu merangkul lebih banyak sekolah di masa depan. (yon/bay)













