Banjar  

Tujuh Kali Bantuan Air Bersih, Warga Muara Halayung Masih Menanti Solusi Permanen

BPBD Kabupaten Banjar kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Muara Halayung, Selasa (6/10/2026). (Sumber Foto: saukani/koranbanjar.com)

Krisis air bersih masih dirasakan warga Desa Muara Halayung, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar. Memasuki musim kemarau yang telah berlangsung sekitar empat bulan.

BANJAR, koranbanjar.com – Kondisi sungai yang mengering diperparah masuknya air laut membuat air sungai dan sumur warga berubah menjadi asin dan tidak layak dikonsumsi.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Muara Halayung, Selasa (6/10/2026).

Pendistribusian air bersih tersebut dilakukan melalui Kapolsek Beruntung Baru Ipda Deden Lesmana. Penyaluran turut didampingi Kasi BPBD Aldy serta aparat Pemerintah Desa Muara Halayung.

Pambakal Desa Muara Halayung Amiruddin mengatakan, hampir seluruh kepala keluarga 377 KK atau sekitar 1.861 jiwa terdampak krisis air bersih. Warga yang mengalami kesulitan tersebar di RT 01 hingga RT 04.

“Bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Banjar ini sudah yang ketujuh kalinya. Hari ini pendistribusiannya dipimpin langsung oleh Kapolsek Beruntung Baru Ipda Deden Lesmana,” ujar Amiruddin.

Menurutnya, kondisi kekeringan membuat warga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan air bersih. Untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan minum, sebagian warga terpaksa membeli air dari pedagang yang menggunakan kendaraan pikap.

“Membeli air jeriken dari penjual mobil-mobil pikap untuk keperluan sehari-hari seperti memasak dan minum. Sedangkan untuk mandi dan mencuci masih menggunakan air asin,” ungkapnya.

Amiruddin mengatakan, kondisi tersebut telah berlangsung kurang lebih empat bulan dan sangat dirasakan masyarakat. Bantuan air dari pemerintah memang cukup membantu, namun sifatnya masih untuk memenuhi kebutuhan sementara.

Karena itu, Pemerintah Desa Muara Halayung berharap persoalan air bersih dapat mendapat solusi jangka panjang.

Amiruddin berharap Bupati Banjar H Saidi Mansyur melalui Pemerintah Kabupaten Banjar dapat merealisasikan jaringan PDAM hingga ke Desa Muara Halayung pada tahun mendatang.

Ia mengungkapkan, pemerintah desa sebenarnya telah mendapatkan bantuan berupa sambungan rumah (SR) dan 65 buah meter air dari Bupati Banjar melalui DPUPRP Kabupaten Banjar.

“Di tempat kami sudah ada pipa saluran dan 65 buah meter bantuan dari Bapak Bupati. Namun sampai saat ini belum ada airnya karena belum ada jalur pipa PDAM yang masuk,” jelasnya.

Menurut Amiruddin, apabila jaringan PDAM dapat direalisasikan, persoalan air bersih yang selama ini dihadapi warga, khususnya saat musim kemarau, diharapkan dapat teratasi secara permanen.

“Besar harapan kami jalur PDAM bisa direalisasikan, sehingga warga tidak terus kesulitan mendapatkan air bersih setiap kali musim kemarau,” pungkasnya. (kan/bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *