Disporbudpar Batola Gerak Cepat Tangani Tenda Roboh Akibat Angin Kencang di Pasar Ramadan Jembatan Barito

Tenda-tenda terangkat saat angin kencang menerjang Pasar Wadai Ramadan di Jembatan Barito Batola, Minggu (22/2/2026). (Foto: Tim/Koranbanjar.com)

Angin kencang disertai hujan yang menerjang kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di bawah Jembatan Barito, Minggu (22/2/2020) sekitar pukul 18.00 WITA, merobohkan sejumlah tenda Pasar Ramadan. Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) bergerak cepat memastikan situasi tetap kondusif dan aktivitas jual beli kembali berjalan.

BARITO KUALA, koranbanjar.com – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporbudpar) Batola, Sirpan, bersama tim langsung meninjau lokasi sesaat setelah kejadian.

Ia menyampaikan, kerusakan akibat angin kencang hanya terjadi pada tenda sponsor acara, salah satu gerbang panggung, serta kursi dan meja untuk berbuka puasa. Sementara stan pedagang di sisi kanan dan kiri lokasi dipastikan dalam kondisi aman.

“Secara umum kerusakan masih bisa ditangani. Aktivitas jual beli tetap berlanjut setelah kejadian,” ujarnya di lokasi.

Sirpan menegaskan pihaknya akan segera memperbaiki tenda-tenda yang roboh agar kegiatan Pasar Ramadan tidak terganggu. Menurutnya, sebagian besar konstruksi tenda masih kuat berdiri dan hanya perlu penataan ulang.

“Insya Allah secepatnya tenda-tenda yang roboh akan kami tangani. Tenda yang dinilai rawan terdampak angin akan kami evaluasi agar lebih aman,” tegasnya.

Ia juga memastikan evaluasi teknis akan dilakukan untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem selama Ramadan, termasuk penguatan konstruksi dan penataan ulang area yang dinilai terbuka terhadap terpaan angin.

Pemerintah daerah berharap dengan penanganan cepat tersebut, Pasar Ramadan di kawasan RTH bawah Jembatan Barito tetap menjadi ruang ekonomi dan interaksi sosial masyarakat yang aman dan nyaman. (yon/bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *