Mengingat sampai hari ini korban banjir bertambah Pemerintah Kabupaten Banjar memperpanjang status tanggap darurat menyusul masih bertambahnya jumlah korban hingga memasuki H-1 masa penetapan Tanggap Darurat sebelumnya.
BANJAR,koranbanjar.com – Bupati Banjar H. Saidi Mansyur melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, menyampaikan bahwa status tanggap darurat yang semula berlaku sejak 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 akan diperpanjang selama tujuh hari ke depan
“Melihat kondisi terakhir, di mana jumlah korban justru bertambah berdasarkan laporan terbaru, maka status tanggap darurat akan kita perpanjang,” ujar Yudi Andrea, Sabtu (3/1/2026) sore.
Menurut Sekda Banjar perpanjangan ini dilakukan setelah mempertimbangkan hasil analisis kondisi di lapangan, Pemerintah daerah menilai situasi masih memerlukan penanganan yang serius dan terkoordinasi.
“Untuk statusnya masih tanggap darurat, mulai besok hingga 14 Januari 2026, namun kita perpanjang dulu selama tujuh hari kedepan, sambil terus melihat perkembangan dan evaluasi di lapangan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, perpanjangan tersebut bertujuan untuk memastikan penanganan terhadap korban dapat berjalan optimal, termasuk dukungan tenaga medis dan kebutuhan darurat lainnya.
Bagian dari upaya yang bertujuan agar seluruh bantuan, sumber daya, dan peralatan pendukung dapat dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran dalam menghadapi permasalahan yang ada.
“Kami Pemerintah Kabupaten Banjar akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala guna menentukan langkah lanjutan sesuai dengan perkembangan situasi,” pungkasnya
Dari data terakhir BPBD Kabupaten Banjar pada Sabtu 3 Januari 2026 sebanyak 4.734 orang pengungsi total 114.727 jiwa yang terdampak banjir dari 115 desa di 10 kecamatan. (kan/dya)













