Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show 2026, 90 Peserta Tampilkan Kreasi Busana

Bupati HSS Syafrudin Noor menyerahkan piagam dalam event Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show 2026. (sumber foto: Prokopim Setda HSS/koranbanjar.com)

Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Syafrudin Noor, bersama Ketua TP PKK Mustaidah Syafrudin Noor, menghadiri kegiatan Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show, Sabtu (17/10/2026) di Pendopo Bupati HSS.

HULU SUNGAI SELATAN, koranbanjar.com – Kegiatan berlangsung meriah dengan diikuti para peserta dari berbagai kalangan, tidak hanya dari Kota Kandangan, tetapi juga dari sejumlah daerah di luar Kabupaten HSS.

Kehadiran para peserta tersebut menjadi bukti antusiasme masyarakat, dalam mendukung pelestarian budaya daerah sekaligus pengembangan kreativitas di bidang fesyen.

Sebanyak 90 penampil turut memeriahkan Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show 2026, mulai dari anak-anak tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga peserta dewasa.

Mereka tampil memperagakan beragam kreasi busana berbahan kain sasirangan yang dikemas secara menarik dan penuh kreativitas.

Ajang ini tidak hanya menjadi wadah bagi para peserta untuk menunjukkan bakat, kepercayaan diri, serta kemampuan mereka di dunia peragaan busana, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan dan mempromosikan sasirangan sebagai salah satu warisan budaya khas Kalimantan Selatan kepada masyarakat luas.

Selain menampilkan peragaan busana, event juga diramaikan dengan berbagai produk kuliner dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Kehadiran produk-produk tersebut memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan hasil produksinya sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

Bupati HSS Syafrudin Noor mengucapkan apresiasi, atas terselenggaranya Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show 2026.

“Event tersebut memiliki nilai positif, karena tidak hanya menjadi ajang kreativitas dan pengembangan bakat, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kelestarian budaya daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif,” ujar Syafrudin Noor.

Bupati HSS berharap, melalui kegiatan itu, kain sasirangan semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda.

Bupati HSS mengimbau, sasirangan terus dikembangkan melalui berbagai inovasi desain, dan kreasi busana yang mengikuti perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi ciri khasnya.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten HSS Mustaidah Syafrudin Noor, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta rasa percaya diri.

Hj Tata berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah, pemberdayaan perempuan, serta pengembangan kreativitas masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan berbagai kalangan dalam kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk menanamkan kecintaan terhadap produk dan budaya lokal sejak dini.

Melalui penyelenggaraan Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show 2026, diharapkan semangat pelestarian kain sasirangan semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Sekaligus membuka peluang yang lebih luas, bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal untuk terus berinovasi, meningkatkan daya saing, serta berkembang.

Event tersebut menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi antara pelestarian warisan budaya dan penguatan ekonomi kreatif daerah, sehingga sasirangan tidak hanya menjadi identitas budaya Kalimantan Selatan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat HSS.

(dvh/rth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *