Banjar  

Update Dampak Banjir Kabupaten Banjar dan Penguatan Sinergitas Penangangan Lintas Sektor

Sekda Banjar Yudi Andrea (kiri) dan Kalak BPBD Banjar Wasis Nugraha, Selasa (6/1/2026) di aula Barakat Martapura. (Sumber Foto: Saukani/koranbanjar.com)

Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar Yudi Andrea, didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Banjar Wasis Nugraha, menyampaikan data update dampak banjir sekaligus skema distribusi bantuan kepada masyarakat dan penguatan sinergitas lintas sektor percepat penanganan.

BANJAR.koranbanjar.com – BPBD Kabupaten Banjar mencatat sebanyak 9 kecamatan terdampak banjir dengan total 121 desa/kelurahan dan 13.732 rumah terendam, jumlah warga terdampak mencapai 42.082 Kepala Keluarga (KK) atau 118.151 jiwa.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama puluhan awak media yang digelar di Aula Mini Barakat, Kantor Bupati Banjar pada Selasa (6/1/2026) sore.

Penanggulangan Intensif

Wasis Nugroho menjelaskan, BPBD bersama tim Pusdalops Induk dan Posko Gabungan telah melakukan upaya penanggulangan secara intensif, termasuk pendataan, evakuasi, serta penyaluran bantuan logistik dan konsumsi bagi warga terdampak.

“Kami telah menyiapkan skema penyaluran bantuan baik logistik maupun konsumsi, saat ini tiga dapur umum masih aktif, yaitu di Kecamatan Sungai Tabuk, Kecamatan Martapura Barat, serta kantor Dinas Sosial P3AP2KB yang melayani wilayah Martapura dan sekitarnya,” jelasnya.

BPBD juga rutin menyalurkan paket bantuan sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti beras dan ikan kaleng, penyaluran dilakukan setiap hari oleh Bupati Banjar bersama SKPD terkait serta bersinergi dengan relawan dan berbagai elemen masyarakat.

“Kami membangun sinergi antara relawan, SKPD, dan pihak lainnya agar penanggulangan bencana ini bisa berjalan efektif, kami juga mengajak kawan-kawan media untuk berpartisipasi aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat,” imbuhnya

Ia juga menyampaikan perkembangan kondisi banjir, saat ini terdapat penambahan satu desa terdampak di Kecamatan Simpang Empat serta penambahan lima desa di satu kecamatan lainnya, namun berdasarkan prediksi BMKG, kondisi cuaca saat ini masih relatif landai dan debit air cenderung menurun.

Bantuan Air Bersih

Untuk kebutuhan air bersih, BPBD telah menyalurkan bantuan tandon dan suplai air bersih ke wilayah yang sumur warganya terendam banjir, di antaranya Kecamatan Martapura Barat dan beberapa wilayah perkotaan.

Perpanjang Status Tanggap Darurat

Di tempat yang sama, Sekda Banjar Yudi Andrea menyampaikan bahwa status tanggap darurat banjir saat ini berlaku mulai 5 hingga 12 Januari 2026.

Pemerintah daerah terus melakukan mitigasi bencana, baik melalui langkah preventif, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat penguatan lintas sektor hingga koordinasi lintas daerah untuk mempercepat penanganan genangan air.

Wapres Gibran Kunjungi Desa Keramat

Yudi Andrea juga menginformasikan rencana kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming pada Kamis 8 Januari, dengan titik kunjungan di Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, serta Kabupaten Balangan.

Terkait dengan masih adanya warga terdampak yang belum dapat bantuan Pemkab Banjar mengimbau masyarakat terdampak yang belum menerima bantuan agar segera berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat untuk pendataan dan verifikasi, guna menghindari tumpang tindih penyaluran bantuan.

“Penanganan bencana harus cepat dan tepat. Dengan koordinasi yang rapi, kami berharap bantuan dapat tersalurkan secara merata dan tepat sasaran,” tutup Sekda Banjar. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *