Dishub Banjarbaru koordinasi Polda Kalimantan Selatan, Satlantas Polres Banjarbaru, serta relawan menderek 3 unit mobil yang parkir area steril arus jemaah Sekumpul, Minggu (28/12/2025) siang.
BANJARBARU,koranbanjar.com – Dishub Banjarbaru gabungan terus melakukan pengaturan lalu lintas, termasuk penderekan kendaraan yang parkir di area steril demi kelancaran jemaah menuju Sekumpul pada momen pengajian rutin 5 Rajab terpantau padat di sejumlah titik strategis di Kota Banjarbaru.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Kabid LLAJ) Dishub Kota Banjarbaru, Adi Royan, mengatakan pusat kepadatan terpantau di Bundaran Simpang Empat Banjarbaru dan beberapa ruas jalan penghubung utama menuju Kabupaten Banjar.
Dipaparkan, sejak pagi arus lalu lintas sudah mengalami kepadatan, terutama di Jalan Karang Anyar, Sungai Ulin, dan Jalan Trikora, khususnya wilayah Mistar Cokrokusumo.
Untuk mencegah kemacetan semakin parah, Dishub Banjarbaru melakukan sterilisasi parkir di sejumlah ruas jalan yang telah ditetapkan sebagai zona larangan parkir.
Penindakan dilakukan dengan mengerahkan mobil derek, untuk kondisi sementara dinas perhubungan kota banjarbaru mendapat perbantuan dari kabupaten Tabalong 3 orang personil 1 buah derek, dari Kotabaru 10 orang dan Banjarmasin 10 orang.
”Hasil koordinasi dengan Kabupaten Tabalong, hingga siang ini, sudah ada tiga kendaraan yang kami derek karena parkir di lokasi steril,” jelasnya.
Kendaraan yang diderek sementara dipusatkan di Terminal C Simpang Empat Banjarbaru, setelah mendapat izin dari Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan.
Petugas Dishub disiagakan di lokasi tersebut untuk pengamanan serta proses serah terima kendaraan kepada pemiliknya.
Ia juga menyampaikan kepadatan lalu lintas pada momen 5 Rajab kali ini lebih meningkat dibandingkan pelaksanaan pada Januari lalu.
Kondisi sementara, namun demikian tingkat kesadaran masyarakat dan jemaah untuk parkir ditempat yang sudah disediakan sangat tinggi.
“Kami mengapresiasi hal tersebut, dan mengucapkan terima kasih kepada para jemaah yang sudah mematuhi segala peraturan dan rambu maupun peringatan-peringatan yang disampaikan oleh tim relawan,” imbuh Adi Royan
Selain lonjakan jumlah jemaah, kepadatan lalu lintas juga dipengaruhi kondisi force majeure, berupa banjir di beberapa ruas jalan, seperti Jalan Martapura Lama, ruas Mataraman–Mali-Mali, serta sempat terjadi genangan di Jalan Mister Cokrokusumo, Kelurahan Bangkal.
”Akibat kondisi ini, beberapa skema rekayasa lalu lintas, termasuk one way nanti, harus kami sesuaikan dengan situasi lapangan,” ungkapnya.
Dishub Banjarbaru juga melakukan sterilisasi parkir sementara di jalur Simpang Empat menuju Kabupaten Banjar, Simpang Empat ke arah Sungai Ulin, serta Simpang Empat hingga pertigaan Trikora.
“Langkah ini kami ambil untuk menjaga kelancaran arus kendaraan hingga puncak kegiatan, berharap kondisi lalu lintas tetap terkendali sampai pelaksanaan salat Magrib dan Isya,” pungkasnya. (kan/dya)












